BNI Agen46 Perluas Akses Perbankan di Wilayah Kepulauan Lembeh

BNI Agen46 Perluas Akses Perbankan di Wilayah Kepulauan Lembeh
Foto: Ilustrasi BNI Agen46 Perluas Akses Perbankan di Wilayah Kepulauan Lembeh.

Akses layanan perbankan kini menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Dikutip dari Investortrust, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan BNI Agen46 di Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara, untuk mengatasi keterbatasan akses menuju kantor cabang.

Kehadiran jaringan ini mempermudah warga di wilayah yang harus ditempuh melalui jalur laut tersebut untuk melakukan transaksi keuangan tanpa perlu menyeberang ke pusat kota. Layanan yang tersedia meliputi pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, BNI Agen46 merupakan perpanjangan tangan BNI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal.

"BNI berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat di berbagai pelosok dapat merasakan manfaat layanan perbankan tanpa harus menghadapi kendala jarak dan biaya," kata Okki dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/2/2026).

Okki menambahkan bahwa dukungan teknologi digital dan jaringan agen yang luas memungkinkan transaksi berjalan lebih cepat dan aman. Selain meningkatkan literasi keuangan, program ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembukaan peluang usaha baru di tingkat komunitas.

Manfaat langsung dari program ini dirasakan oleh Ratti Manopo, salah satu mitra BNI Agen46 di Pulau Lembeh. Selain membuka layanan perbankan di toko sembakonya, ia juga mendapatkan pembiayaan KUR untuk mengembangkan usaha.

"Manfaat menjadi BNI Agen46 sangat terasa. Saya mengajukan pinjaman KUR di BNI dan disetujui. Modal itu langsung saya gunakan untuk mengembangkan usaha. Puji Tuhan, semua berjalan dengan baik," ujar Ratti.

Tambahan modal tersebut digunakan Ratti untuk menambah stok barang dan memperluas toko. Keberadaan fasilitas perbankan ini membuat tokonya semakin ramai dikunjungi warga yang ingin bertransaksi secara praktis.

Kemudahan ini juga diakui oleh Andre, seorang pedagang pala di Pulau Lembeh. Ia merasa terbantu karena bisa menyetorkan uang hasil penjualan hasil bumi dengan aman tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang bank.

"Biasanya uang hasil dagangan disetorkan di rekening lewat Ibu Ratti," tuturnya.

Sentimen serupa disampaikan oleh petani setempat, Delkiu Samalang, yang menilai keberadaan agen perbankan ini lebih mudah dijangkau dari tempat tinggalnya.

"Agen BNI itu lebih dekat, orang mau jangkau. Bu Ratti juga orangnya jujur, jadi kami saling bantu," ujarnya.

Penyebaran BNI Agen46 di Pulau Lembeh menjadi indikator pemerataan akses keuangan hingga ke wilayah kepulauan. BNI berharap pendekatan berbasis komunitas dan pembiayaan produktif ini dapat menjadi fondasi penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi