PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) memasuki tanggal cum dividen untuk pembagian keuntungan tahun buku 2025 pada Senin (18/5/2026). Emiten perbankan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini mengalokasikan total dana dividen sebesar Rp850,18 miliar kepada para pemegang sahamnya.
Nilai dividen yang dibagikan tersebut setara dengan Rp56,62 per lembar saham sebagaimana dilansir dari Stocksetup. Jumlah ini tercatat mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pembagian dividen pada tahun sebelumnya yang berada di angka Rp54,71 per saham.
Akumulasi total dividen tunai yang diberikan kepada investor merepresentasikan porsi sebesar 55 persen dari keseluruhan laba bersih yang dibukukan perseroan. Rasio pembayaran yang besar ini membuat pergerakan saham BJTM kembali menarik minat para pemodal yang mengincar keuntungan imbal hasil tinggi.
Sebelum memasuki masa libur panjang, harga saham BJTM ditutup melemah lima poin atau terkoreksi 0,85 persen secara harian ke level Rp585 per lembar pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Berdasarkan acuan harga penutupan tersebut, maka tingkat keuntungan atau dividend yield dari saham BJTM menyentuh angka berkisar 9,68 persen.
Besaran yield dari dividen saham BJTM ini diperkirakan mencapai hampir empat kali lipat dari bunga deposito rupiah yang ditawarkan oleh Bank Jatim saat ini. Suku bunga deposito rupiah di Bank Jatim sekarang berada pada rentang antara 2,60 persen sampai 3,00 persen per tahun.
Penentuan pemegang saham yang berhak menerima dividen atau recording date akan jatuh pada 20 Mei 2026. Selanjutnya, proses pembayaran dividen tunai kepada para investor dijadwalkan bakal didistribusikan pada 5 Juni 2026.