Binus University Gandeng Odoo Perkuat Pendidikan Enterprise Resource Planning

Binus University Gandeng Odoo Perkuat Pendidikan Enterprise Resource Planning
Foto: Ilustrasi Binus University Gandeng Odoo Perkuat Pendidikan Enterprise Resource Planning.

Binus University melalui School of Information Systems resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Odoo Indonesia guna memperkuat pendidikan di bidang Enterprise Resource Planning (ERP) dan transformasi digital pada Jumat (14/5/2026). Kemitraan ini bertujuan meningkatkan konektivitas antara dunia akademik dengan kebutuhan praktikal industri modern yang berbasis data dan otomatisasi.

Kesepakatan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan talenta yang memiliki pengalaman langsung terhadap sistem bisnis kompleks. Kerja sama ini dilansir dari Investor Daily mencakup inisiatif perekrutan profesional, seminar, pelatihan bagi dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan dinamika teknologi enterprise saat ini.

Program-program di bawah School of Information Systems seperti Business Analytics dan Business Information Technology akan memperkuat kolaborasi ini. Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Natalia Limantara dari pihak universitas dan Chrysilla Ongky sebagai perwakilan dari Odoo Indonesia.

Dekan School of Information Systems Binus University, Rudy, menekankan pentingnya integrasi pengalaman industri ke dalam ruang kelas. Hal ini dilakukan untuk memastikan para lulusan memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja yang terus berubah.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Binus University dalam menghadirkan pendidikan yang future-ready dan selaras dengan dinamika industri global," kata Dekan School of Information Systems Binus University Rudy.

Pihak universitas menilai Odoo sebagai platform ERP dan CRM berbasis open source yang tepat untuk mendukung kompetensi mahasiswa. Keahlian industri yang dibawa oleh penyedia teknologi tersebut dianggap krusial untuk menghadapi ekosistem digital yang semakin terintegrasi.

"Kolaborasi ini juga diperkuat melalui kontribusi dari program-program unggulan dan terbaik di School of Information Systems Binus University, seperti information systems, business analytics, dan business information technology, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan transformasi digital dan perkembangan teknologi di berbagai industri," ujar Rudy.

Integrasi kurikulum ini diharapkan dapat memangkas jarak antara teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di perusahaan. Mahasiswa dipersiapkan untuk mengoperasikan teknologi yang menjadi tulang punggung operasional bisnis global.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengalaman belajar mahasiswa melalui pendekatan yang lebih aplikatif dan berbasis kebutuhan industri. Sebab, transformasi digital tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga mengubah kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja," kata Rudy.

Rudy menambahkan bahwa institusi pendidikan harus memiliki kelincahan dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi. Melalui akses langsung ke praktisi, mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan mendalam mengenai implementasi sistem di lapangan.

"Karena itu, perguruan tinggi harus mampu bergerak lebih cepat dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan terhubung langsung dengan praktik industri," kata Rudy.

Implementasi sistem ERP secara langsung akan menjadi fokus utama dalam berbagai sesi workshop yang direncanakan. Program ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam simulasi bisnis yang menyerupai kondisi industri yang sebenarnya.

"Melalui kerja sama ini, mahasiswa Binus University akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengenal implementasi sistem ERP secara langsung melalui berbagai program seminar, workshop, dan pelatihan yang menghadirkan praktisi industri," kata Rudy.

Artikel terkait

Rekomendasi