Biaya Isi Penuh BBM Toyota Innova Reborn Diesel Tembus Rp 1,3 Juta

Biaya Isi Penuh BBM Toyota Innova Reborn Diesel Tembus Rp 1,3 Juta
Foto: Ilustrasi Biaya Isi Penuh BBM Toyota Innova Reborn Diesel Tembus Rp 1,3 Juta.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memberikan dampak langsung pada pengeluaran pemilik kendaraan bermesin diesel, khususnya pengguna Toyota Innova Reborn. Dilansir dari Otomotif, biaya untuk mengisi penuh tangki kendaraan ini kini melonjak signifikan.

Lonjakan biaya tersebut terjadi setelah harga Pertamina Dex (Pertadex) mengalami penyesuaian dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 23.900 per liter. Perubahan ini menunjukkan adanya kenaikan harga sebesar Rp 9.400 untuk setiap liternya.

Toyota Innova Reborn diesel mengandalkan mesin berkapasitas 2.000 cc dengan kode 2GD-FTV. Jantung pacu ini menggunakan konfigurasi empat silinder segaris, 16 valve DOHC, serta dilengkapi dengan teknologi VNT Intercooler.

Performa mesin tersebut diklaim mampu memproduksi tenaga sebesar 146 tk pada putaran 3.400 rpm. Selain itu, torsi maksimal yang dihasilkan mencapai angka 362 Nm pada rentang 1.200 rpm hingga 2.600 rpm.

Dengan kapasitas tangki bahan bakar yang mencapai 55 liter, pemilik Innova Reborn diesel kini harus merogoh kocek hingga Rp 1.314.500 untuk sekali pengisian penuh menggunakan Pertadex. Angka ini meningkat drastis dibandingkan saat harga lama berlaku.

Sebelum kenaikan harga, pengisian penuh tangki hanya memerlukan biaya sekitar Rp 797.500. Kondisi ini menunjukkan adanya selisih biaya lebih dari Rp 500.000 untuk kapasitas tangki yang sama dalam satu kali transaksi di SPBU.

Kenaikan pengeluaran yang melebihi setengah juta rupiah ini sangat berdampak bagi operasional harian pemilik kendaraan. Terutama bagi mereka yang sering menempuh perjalanan jarak jauh atau memiliki frekuensi mobilitas tinggi setiap harinya.

Ketersediaan Unit di Pasar

Di sisi lain, ketersediaan unit Innova Reborn diesel di pasar juga mengalami kendala. Stok kendaraan ini di sejumlah dealer wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dilaporkan kosong selama dua pekan terakhir.

Situasi harga bahan bakar yang terus fluktuatif menuntut para pemilik kendaraan untuk lebih memperhatikan efisiensi berkendara. Pengaturan pola penggunaan mobil kini menjadi faktor krusial guna menjaga stabilitas finansial di tengah beban operasional yang meningkat.

Artikel terkait

Rekomendasi