Telkom University kembali menghadirkan peluang bagi siswa berprestasi di seluruh Indonesia melalui program Beasiswa Para Juara. Jalur ini dirancang khusus untuk menjaring talenta muda yang memiliki rekam jejak prestasi unggul.
Program ini menawarkan bantuan biaya pendidikan yang sangat signifikan, yakni mencapai 100 persen hingga masa studi berakhir. Seperti dilansir dari Kompas, beasiswa ini menjadi akses bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan di kampus berkualitas.
Informasi dari akun Instagram resmi @telkomuniversity menyebutkan bahwa masa pendaftaran sudah dimulai sejak 11 April 2026. Para calon mahasiswa memiliki waktu untuk mendaftarkan diri hingga batas akhir pada 12 Juni 2026.
Selain bantuan finansial, pihak kampus juga menyediakan program fast track bagi mahasiswa yang terpilih. Inovasi ini memungkinkan peserta menyelesaikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2) hanya dalam durasi lima tahun saja.
Calon pendaftar wajib memperhatikan sejumlah kriteria sebelum mengajukan dokumen. Jalur ini terbuka bagi siswa lulusan SMA, SMK, MA, atau sekolah sederajat lainnya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Salah satu standar akademik yang dipatok adalah kepemilikan nilai rapor dari semester 1 hingga 5. Rata-rata nilai rapor minimal yang harus dipenuhi oleh pendaftar adalah 75 untuk dapat mengikuti seleksi ini.
Pendaftar juga diharuskan melakukan pembelian PIN pendaftaran senilai Rp200.000. Dengan biaya tersebut, calon mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih maksimal lima program studi yang tersedia di Telkom University.
Kategori Dokumen Prestasi yang Diakui
Syarat mutlak lainnya adalah melampirkan minimal satu sertifikat atau dokumen bukti prestasi. Pihak universitas membagi kategori prestasi ini menjadi dua kelompok besar yang dapat dipilih oleh peserta.
1. Kategori Prestasi Kompetisi
Kategori pertama mencakup pencapaian dalam ajang lomba akademik maupun keterampilan. Contohnya adalah Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI), serta FL2SN.
Prestasi ini mencakup tingkat nasional maupun internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan atau lembaga resmi bereputasi lainnya. Sertifikat dari ajang ini menjadi poin kuat dalam penilaian beasiswa.
2. Kategori Prestasi Non-Akademik
Kategori kedua ditujukan bagi siswa yang aktif dalam kegiatan organisasi atau sosial. Dokumen yang diakui berupa surat keterangan atau sertifikat kegiatan seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), serta kepengurusan OSIS.
Selain itu, pengalaman dalam Paskibra, kegiatan keagamaan, serta keterlibatan aktif dalam berbagai organisasi sekolah lainnya juga bisa digunakan. Program Beasiswa Para Juara ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa berpotensi.