ARNA dan NIKL Masuki Batas Akhir Pembelian Saham Dividen Hari Ini

ARNA dan NIKL Masuki Batas Akhir Pembelian Saham Dividen Hari Ini
Foto: Ilustrasi ARNA dan NIKL Masuki Batas Akhir Pembelian Saham Dividen Hari Ini.

Dua emiten di Bursa Efek Indonesia, PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), mencapai batas akhir periode pembelian saham atau cum date dividen pada Kamis, 16 April 2026. Momentum ini memungkinkan investor mendapatkan hak atas pembagian laba tahun buku 2025 dengan tingkat imbal hasil yang kompetitif.

Sebagaimana dilansir dari Stocksetup, PT Arwana Citramulia Tbk mengalokasikan dividen tunai sebesar Rp330,36 miliar atau setara Rp45 per saham. Berdasarkan harga penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026) di level Rp545, yield dividen emiten produsen keramik ini mencapai 8,25 persen, melampaui rata-rata bunga deposito perbankan.

Data operasional menunjukkan bahwa perusahaan menetapkan recording date pada 18 April 2026 untuk menentukan pemegang saham yang berhak. Pencairan dana dividen kepada para investor dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 mendatang.

Sementara itu, PT Pelat Timah Nusantara Tbk atau Latinusa menyepakati pembagian dividen tunai dengan total nilai US$292.709. Nilai tersebut setara dengan Rp1,99 per saham berdasarkan asumsi kurs Rp17.122 per dolar AS yang digunakan perusahaan untuk alokasi tahun ini.

Kebijakan pembagian dividen Latinusa mencakup 30,07 persen dari total laba bersih tahun 2025 yang mencapai US$973.386. Capaian ini menjadi indikator pemulihan kinerja keuangan emiten setelah sempat mencatatkan kerugian pada periode laporan tahun 2024 sebelumnya.

Pencatatan daftar pemegang saham untuk dividen NIKL akan dilakukan pada 20 April 2026 dengan target pembayaran pada 8 Mei 2026. Investor perlu mewaspadai potensi koreksi harga saham saat memasuki periode ex date yang sering terjadi sebagai kompensasi teknis setelah hak dividen terlepas.

Artikel terkait

Rekomendasi