Akselerasi transaksi non-tunai nasional terus dipacu melalui kolaborasi strategis antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan Visa. Seperti diberitakan oleh Investortrust, kedua perusahaan tersebut menghadirkan program Racing Transaksi Mandiri Debit Visa untuk memperkuat ekosistem digital.
Program ini dirancang khusus guna memberikan pengalaman baru bagi nasabah. Melalui sinergi tersebut, pengguna kartu debit berkesempatan memenangkan paket perjalanan eksklusif untuk menyaksikan langsung turnamen FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Senior Vice President Retail Deposit Product and Solution Group Bank Mandiri Rudi Nugraha memberikan penjelasan mengenai tujuan kolaborasi global ini.
"Sinergi yang terintegrasi antara Bank Mandiri dan Visa ini memperkuat sinergi ekosistem layanan pembayaran digital sekaligus menghadirkan keunggulan yang berkelanjutan bagi nasabah dalam bertransaksi secara aman, mudah, dan nyaman di tingkat global," ujarnya.
Mekanisme program ini dilakukan dengan mengonversi setiap aktivitas penggunaan Kartu Mandiri Debit Visa menjadi poin racing. Nasabah yang mengumpulkan akumulasi poin tertinggi hingga 31 Maret 2026 memiliki peluang besar untuk meraih hadiah utama.
Skema racing ini diharapkan mampu mendongkrak volume transaksi secara signifikan. Selain itu, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perluasan adopsi pembayaran berbasis digital di seluruh lapisan masyarakat.
"Program ini sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat posisi sebagai main transaction bank pilihan nasabah, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mendorong terciptanya cashless society dan inklusi keuangan yang semakin luas," kata Rudi.
Pihak penyelenggara telah menyiapkan total 11 paket perjalanan ke FIFA World Cup 2026 untuk pemenang beruntung yang dapat membawa satu pendamping. Selain tiket pertandingan sepak bola, tersedia juga hadiah lain berupa 12 unit smartphone.
Optimalisasi program ini diyakini mampu mempertebal loyalitas nasabah sekaligus memperluas basis transaksi debit secara konsisten. Berdasarkan data internal, pertumbuhan kartu Mandiri Debit yang beredar mencapai 9% secara year on year (yoy) sepanjang 2025, dengan fee based income yang melonjak hingga 14% (yoy).
"Dengan sinergi yang terintegrasi dan akselerasi yang konsisten, kami optimistis dapat terus memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional serta menghadirkan pengalaman transaksi yang ungul dan berkelanjutan bagi masyarakat," ucapnya.