Akselerasi dan pengembangan ekosistem pelaku UMKM kreatif nasional terus dipacu dari Sabang sampai Merauke. Langkah berkelanjutan ini ditempuh melalui strategi terintegrasi yang menggabungkan aspek pembiayaan, pendampingan usaha, serta penguatan ekosistem keuangan agar pelaku usaha lebih produktif.
Dikutip dari Investortrust, peran UMKM sangat krusial dalam struktur perekonomian nasional karena kontribusinya yang besar terhadap pembukaan lapangan kerja baru. Penguatan kapasitas sektor ini diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di seluruh wilayah Tanah Air.
"Kami melihat penguatan ekosistem sebagai kunci agar UMKM mampu bertumbuh secara konsisten dan berdaya saing, sejalan dengan peran kami sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperluas ekonomi kerakyatan dan pelaku UMKM dari seluruh wilayah Tanah Air," kata Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan, di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan dijalankan secara konsisten di berbagai daerah melalui program Rumah BUMN. Hingga saat ini, program tersebut telah mendampingi lebih dari 15.000 UMKM, dengan lebih dari 7.000 pelaku usaha di antaranya telah berhasil naik kelas.
Perluasan akses pembiayaan juga menjadi fokus utama dalam mendukung segmen ini. Sepanjang periode Januari hingga November 2025, realisasi penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah menembus angka Rp 74,9 triliun.
Di samping pembiayaan, optimalisasi layanan finansial terintegrasi digulirkan melalui aplikasi LivinÔÇÖ Merchant. Platform yang berfungsi sebagai enhanced point of sales (POS) ini tercatat telah menggaet lebih dari 3 juta pelaku usaha sebagai pengguna aktif.
Komitmen terhadap sektor kreatif tersebut kini diwujudkan lewat kolaborasi bersama Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI). Sinergi kedua pihak melahirkan gelaran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026 sebagai wadah strategis mendongkrak daya saing produk lokal.
"Kolaborasi ini merupakan platform strategis yang mempertemukan kreativitas, nilai budaya, dan peluang usaha, sehingga relevan dengan komitmen kami dalam membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi," ujar Jan Winston Tambunan.
Sektor kriya dinilai menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kreatif nasional yang memberikan nilai tambah signifikan. Pada penyelenggaraan sepanjang tahun 2025, ajang kolaborasi ini berhasil menarik partisipasi lebih dari 2.500 tenant UMKM dan menyedot lebih dari 140.000 pengunjung.
Sejumlah booth UMKM dihadirkan dalam pameran ini untuk memfasilitasi promosi, penguatan branding, serta perluasan akses pasar para peserta binaan. Beberapa brand lokal yang terlibat antara lain Lavira Instyle, Antingz Bags, House of Thalita, Edith House, Deisha Keisha, dan Ghawean Dewe.
Pendekatan keberlanjutan yang terintegrasi juga diperluas melalui inisiatif Mandiri Looping for Life. Dalam Inacraft 2026, program ini menggandeng Rue, sebuah brand kriya nasional yang merepresentasikan kombinasi antara kreativitas, aspek keberlanjutan, dan daya saing produk di pasar luas.
Langkah pemberdayaan dan penguatan praktik berkelanjutan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Implementasinya dilakukan secara terarah demi memberikan dampak positif dan nilai tambah langsung bagi kehidupan masyarakat.
Akselerasi Transaksi Digital dan Inklusi Keuangan
Gelaran ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperluas inklusi keuangan di kalangan pelaku usaha mikro. Target tersebut disasar melalui pembukaan rekening baru, aktivasi mesin EDC, serta peningkatan adopsi aplikasi LivinÔÇÖ Merchant guna mempercepat digitalisasi transaksi formal.
Berbagai stimulus transaksi disiapkan selama masa pameran, seperti program raffle berhadiah untuk pengguna QR Bayar, Kartu Debit, dan Kartu Kredit Bank Mandiri. Terdapat pula fasilitas penukaran LivinÔÇÖpoin, cashback hingga Rp 100 ribu, serta opsi cicilan 0 persen dengan tenor hingga enam bulan.
Bagi pengunjung umum, tersedia insentif berupa cashback hingga Rp 200 ribu dan reward tiket masuk untuk pembukaan Tabungan NOW serta aktivasi LivinÔÇÖ. Nasabah baru Mandiri Kartu Kredit juga berkesempatan mendapatkan welcome bonus hingga Rp 1,5 juta dan bebas biaya keanggotaan satu tahun.
Bagi pelaku usaha yang mengajukan Kredit Mikro Produktif (KUR dan KUM), perusahaan menyediakan suvenir khusus. Selain itu, pengguna LivinÔÇÖ Merchant berhak mendapatkan special rate MDR, bebas biaya device card dongle, bonus voucher belanja, hingga harga bundling perangkat komunikasi.
"Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penguatan dan pemberdayaan UMKM, guna memastikan pembangunan ekonomi berbasis desa dan daerah berjalan secara konsisten, terukur, unggul, dan berkelanjutan," kata Jan Winston Tambunan.