Bank Jakarta Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Program KEJAR

Bank Jakarta Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Program KEJAR
Foto: Ilustrasi Bank Jakarta Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Program KEJAR.

Peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda terus diakselerasi melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi sejak dini. Langkah ini dilakukan agar pelajar mampu mengelola keuangan mereka secara bijak dan mandiri, seperti dikutip dari Keuangan.

Salah satu upaya konkret diwujudkan lewat penyediaan Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) serta pelaksanaan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di lingkungan sekolah. Inisiatif tersebut dirancang untuk mengenalkan produk perbankan sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung.

Hingga April 2026, Bank Jakarta telah mengelola lebih dari 2,4 juta rekening pelajar. Total dana simpanan yang terhimpun dari Tabungan Pelajar, SimPEL, dan KJP Plus tersebut berhasil mencapai Rp1,81 triliun.

Edukasi teranyar dilaksanakan di SMAN 28 Jakarta dan mendapatkan apresiasi positif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

ÔÇ£Program ini membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar, sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini,ÔÇØ tulis manajemen Bank Jakarta dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Program KEJAR DKI menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan regulator jasa keuangan untuk memperkuat pemahaman finansial remaja.

Zahwa Azalea Reza, siswi kelas XI SMAN 28 Jakarta, menyatakan antusiasmenya terhadap program KEJAR DKI Jakarta karena memberikan sudut pandang baru mengenai pentingnya manajemen keuangan disiplin.

Zahwa juga mengatakan bahwa melalui program itu para siswa menjadi lebih memahami manfaat menabung untuk masa depan serta mengenal berbagai layanan dan program perbankan bagi pelajar.

Ia berpendapat bahwa aktivitas menabung tidak hanya sebatas menyimpan uang di bank, tetapi juga membuka peluang akses ke berbagai program perbankan yang dikhususkan bagi nasabah pelajar.

Atas konsistensinya, Bank Jakarta sebelumnya telah dianugerahi penghargaan sebagai bank implementasi KEJAR terbaik untuk kategori Bank Pembangunan Daerah pada tahun 2025.

Di samping fokus pada program edukasi, perkembangan positif juga terlihat pada aspek bisnis perusahaan.

Pada Maret 2026, Bank Jakarta menyalurkan kredit sebesar Rp 59,56 triliun, atau mengalami pertumbuhan 14,05% jika dibandingkan dengan periode Maret 2025 yang tercatat senilai Rp 52,22 miliar. Di sisi lain, perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 78,48 triliun.

Pada kuartal pertama tahun ini, Bank Jakarta berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 231,2 miIiar, tumbuh sebesar 7,38% secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih yang melonjak hingga 27,9% secara tahunan menjadi Rp 907,1 miliar.

Artikel terkait

Rekomendasi