Bank Jago Angkat Nicholas Tan Jadi Direktur dan Cetak Laba Positif

Bank Jago Angkat Nicholas Tan Jadi Direktur dan Cetak Laba Positif
Foto: Ilustrasi Bank Jago Angkat Nicholas Tan Jadi Direktur dan Cetak Laba Positif.

PT Bank Jago Tbk (ARTO) resmi menetapkan susunan pengurus baru periode 2026-2029 dan menyetujui laporan tahunan buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (7/5/2026).

Dilansir dari Money, emiten perbankan digital ini mengangkat Nicholas Tan sebagai direktur perseroan yang akan mulai bertugas setelah mengantongi restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nicholas sebelumnya menjabat sebagai Head of Retail Banking Business di perusahaan tersebut sejak awal tahun lalu.

Direktur Utama Bank Jago Arief Harris memberikan keterangan bahwa Nicholas memiliki latar belakang pendidikan dari Brown University dan University of Cambridge, serta pengalaman luas di industri teknologi finansial Singapura.

ÔÇ£Nicholas akan berperan lebih besar untuk menumbuhkan bisnis ritel Bank Jago ke fase pertumbuhan berikutnya. Kami percaya kehadiran Nicholas dapat memperkuat kepemimpinan Bank Jago di industri perbankan digital nasional," tutur Arief Harris, Direktur Utama Bank Jago.

Selain perubahan manajemen, rapat tersebut memaparkan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dengan total aset mencapai Rp 36,5 triliun. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat senilai Rp 28,5 triliun.

Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan jumlah nasabah yang kini menyentuh 18,2 juta orang. Dari total tersebut, sebanyak 14,2 juta merupakan nasabah pendanaan yang aktif menggunakan Aplikasi Jago.

Pertumbuhan operasional juga terlihat pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 25,9 triliun dan penyaluran kredit senilai Rp 24,3 triliun. Kedua instrumen tersebut kompak mengalami kenaikan sebesar 38 persen secara tahunan.

Lonjakan performa ini berimplikasi langsung pada profitabilitas perusahaan. Bank Jago membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 276 miliar pada akhir 2025, naik tajam 115 persen dari posisi Rp 129 miliar pada tahun 2024.

ÔÇ£Pencapaian 2025 terus memotivasi kami untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menyediakan produk dan layanan keuangan yang dapat meningkatkan kehidupan jutaan nasabah di Indonesia,ÔÇØ imbuh Arief Harris, Direktur Utama Bank Jago.

Penetapan jajaran direksi terbaru ini menjadi langkah strategis Bank Jago dalam memperkuat ekosistem digital untuk masa jabatan tiga tahun ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi