PT AXA Insurance Indonesia menargetkan asuransi kendaraan bermotor sebagai kontributor utama portofolio perusahaan dengan proyeksi sumbangan dua digit terhadap total premi pada 2026. Strategi ini dijalankan melalui penguatan produk serta perluasan kolaborasi bersama mitra strategis dan optimalisasi kanal distribusi pada Rabu (29/4/2026).
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tren positif pada industri ini dengan pendapatan premi mencapai Rp4,10 triliun per Februari 2026, atau tumbuh 9,97 persen secara tahunan. Peningkatan aktivitas kendaraan turut mendorong nilai klaim sebesar Rp1,40 triliun, meningkat 9,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebagaimana dilansir dari Finansial.
Direktur AXA Insurance Indonesia, Edwin Sugianto menjelaskan bahwa perusahaan terus meningkatkan kapabilitas agen dan produktivitas tenaga pasar. Langkah tersebut bertujuan untuk memberikan solusi perlindungan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan spesifik para nasabah di lapangan.
ÔÇ£Kanal broker dan partnership berperan penting dalam menjangkau segmen korporasi, fleet, serta kerja sama dengan institusi otomotif dan mitra bisnis lainnya,ÔÇØ ucap Edwin Sugianto, Direktur AXA Insurance Indonesia.
Perusahaan juga memperluas akses melalui skema bancassurance untuk menyasar nasabah perbankan, khususnya sebagai pelengkap pembiayaan kendaraan. Selain itu, sektor ritel mendapat perhatian khusus melalui kemudahan akses pada platform digital perusahaan.
ÔÇ£Di sisi ritel, kami juga mengoptimalkan kanal digital, yang mana asuransi kendaraan bermotor AXA dapat dibeli langsung melalui portal AXA myPage, sehingga memberikan kemudahan akses dan proses yang cepat,ÔÇØ beber Edwin Sugianto, Direktur AXA Insurance Indonesia.
Meskipun mengejar pertumbuhan, manajemen menekankan pentingnya penerapan prinsip underwriting yang selektif. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan keberlanjutan portofolio premi di tengah tantangan persaingan harga dan kenaikan biaya perbaikan kendaraan pada awal tahun ini.
ÔÇ£To answer those challenges, we continue to strengthen our service capabilities and digital infrastructure, including fast track claim through video call survey and digital claim submission via AXA myInsurance, which can be accessed by customers across channels,ÔÇØ jelas Edwin Sugianto, Direktur AXA Insurance Indonesia.
Optimisme perusahaan terhadap prospek asuransi kendaraan tetap tinggi hingga akhir tahun. Edwin menilai bahwa integrasi layanan antar kanal yang didukung inovasi produk akan menjadi kunci utama dalam mempertahankan kinerja perusahaan sepanjang 2026.
ÔÇ£Didukung oleh peningkatan adopsi digital, inovasi produk, serta fokus berkelanjutan pada kualitas portofolio dan layanan, kami optimistis asuransi kendaraan bermotor akan terus menjadi salah satu kontributor penting bagi kinerja perusahaan sepanjang 2026,ÔÇØ tutup Edwin Sugianto, Direktur AXA Insurance Indonesia.