PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) resmi menunjuk Yusak Kristian Solaeman sebagai Direktur Utama baru menggantikan Hamdani Dzulkarnaen S yang telah pensiun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Jumat, 17 April 2026.
Dilansir dari Investortrust, agenda tahunan tersebut juga mengonfirmasi penunjukan Thomas Junaidi Alim W sebagai Komisaris Utama baru yang menandai penyegaran kepemimpinan strategis bagi anak usaha Astra ini.
Perusahaan pemasok komponen otomotif tersebut memasuki fase kepemimpinan baru ini dengan momentum keuangan yang masif setelah melaporkan rekor laba bersih tertinggi sebesar Rp 2,2 triliun untuk tahun buku 2025.
Pihak manajemen menyatakan bahwa pergantian pengurus ini ditujukan demi menjaga kelangsungan bisnis ke depan.
"This leadership change is aligned with the company's commitment to maintaining continuity and strengthening corporate governance," kata Wisnu Wijaya, Head of Corporate Communication at AUTO.
Sebelum menduduki posisi puncak, Yusak memiliki rekam jejak panjang di ekosistem industri Astra dengan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama AUTO sejak 2025 dan pernah memimpin PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).
Emiten berkode saham AUTO ini mencatatkan pendapatan mendekati Rp 20 triliun sepanjang tahun 2025 dengan laba operasi melonjak hingga Rp 1,21 triliun di tengah fluktuasi biaya bahan baku.
Neraca keuangan perseroan tercatat memiliki kas lebih dari Rp 4,5 triliun tanpa utang bersih, sementara total ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp 16,9 triliun.
Di pasar modal, data bursa menunjukkan saham AUTO diperdagangkan pada level Rp 2.720, sementara kalangan analis institusional menetapkan target harga hingga Rp 3.292 dan model pasar memperkirakan nilai wajar mencapai Rp 3.929 per saham.
Selain menetapkan direktur utama, RUPST menetapkan jajaran direksi baru periode 2026ÔÇô2027 yang terdiri dari Tujuh Martogi Siahaan, Ronny Kusgianta, Sophie Handili, Abun Gunawan, Prihatanto Agung Lesmono, dan Andi Gunanto.