Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 404,8 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/5/2026). Aksi manuver beli tersebut salah satunya diarahkan pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Seperti diberitakan oleh Investor Daily, data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas menunjukkan asing mencatatkan net buy saham BUMI senilai Rp 224,7 miliar. Nilai ini dihitung berdasarkan harga rata-rata pada perdagangan sesi I dengan volume mencapai 1,26 miliar saham.
Aksi beli bersih di pasar reguler tersebut terjadi justru ketika harga saham BUMI sedang melemah. Saham BUMI mengalami penurunan sebesar 4,3% ke level Rp 178 per lembar saham.
Koreksi ini menambah catatan penurunan BUMI sebesar 16,8% dalam sepekan terakhir. Sementara itu, jika dihitung selama year to date (ytd), pergerakan saham BUMI sudah melemah sebesar 51,3%.
Data dari IDX mengungkapkan bahwa saham BUMI telah ditransaksikan sebanyak 8.008 miliar saham. Aktivitas perdagangan ini mencapai frekuensi 94,7 ribu kali dengan total nilai transaksi menyentuh Rp 1,42 triliun.
Langkah akumulasi oleh investor asing ini melanjutkan tren dari hari perdagangan sebelumnya, Selasa (19/5/2026). Pada hari tersebut, saham BUMI juga banyak dikoleksi asing dengan catatan net buy mencapai Rp 66,6 miliar.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam analisisnya untuk perdagangan Rabu (20/5/2026) memproyeksikan target terdekat untuk saham BUMI berada di kisaran harga Rp 206 hingga Rp 226.
Secara teknikal, pihak CGS International Sekuritas Indonesia juga menyatakan bahwa pergerakan harga saham BUMI saat ini memiliki area support di rentang Rp 158 sampai Rp 172.