Asing Borong Saham BBRI Rp 385 Miliar Ketika BMRI Jadi Sasaran Jual

Asing Borong Saham BBRI Rp 385 Miliar Ketika BMRI Jadi Sasaran Jual
Foto: Ilustrasi Asing Borong Saham BBRI Rp 385 Miliar Ketika BMRI Jadi Sasaran Jual.

Aksi beli investor asing menempatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai buruan utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Mei berjalan ini. Langkah tersebut membuat BBRI sukses melepaskan diri dari tekanan jual yang melanda sektor perbankan.

Kondisi ini berbeda dengan saham bank besar lain yang justru menjadi target pelepasan aset oleh pemodal internasional. Seperti dikutip dari Investor Daily, saham perbankan besar lainnya masih mengalami tekanan jual yang cukup tinggi.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (17/5/2026), pemodal asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) senilai Rp 385,5 miliar pada saham BBRI. Angka tersebut tercatat di pasar reguler BEI sepanjang periode 1 hingga 13 Mei 2026.

Akumulasi pembelian pada saham BBRI tersebut menjadi yang terbesar di antara saham-saham lainnya di bursa. Selain menyasar sektor perbankan, arus modal masuk dari investor asing juga mengalir ke sektor telekomunikasi dan pertambangan.

Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan nilai beli bersih asing sebesar Rp 201,9 miliar dalam periode yang sama. Sementara itu, saham PT Timah Tbk (TINS) juga mengantongi net buy dari investor asing senilai Rp 195,9 miliar.

Situasi sebaliknya menimpa saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang menjadi sasaran utama aksi lepas saham oleh pemodal luar negeri. Transaksi jual bersih (net sell) untuk saham BMRI menembus angka Rp 2,25 triliun selama kurun waktu 1-13 Mei 2026.

Nilai penjualan bersih pada saham BMRI tersebut menjadi yang tertinggi di pasar modal Indonesia saat ini. Tekanan jual asing kemudian diikuti oleh saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net sell mencapai Rp 628,5 billion.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut mengalami tekanan serupa dengan catatan net sell sebesar Rp 439,8 miliar. Pada perdagangan hari Rabu (13/5/2026), investor asing secara total membukukan aksi jual bersih senilai Rp 1,53 triliun di seluruh pasar.

Berdasarkan data resmi dari otoritas bursa, akumulasi penjualan bersih oleh investor asing sepanjang tahun berjalan ini terus meningkat. Total nilai net sell asing kini telah menyentuh angka Rp 40,8 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi