Aplikasi Friendster Kembali Aktif Melalui App Store Mulai April 2026

Aplikasi Friendster Kembali Aktif Melalui App Store Mulai April 2026
Foto: Ilustrasi Aplikasi Friendster Kembali Aktif Melalui App Store Mulai April 2026.

Media sosial legendaris Friendster resmi beroperasi kembali dan dapat diunduh oleh masyarakat umum melalui Apple Store untuk perangkat iOS mulai Rabu (29/4/2026). Upaya penghidupan kembali platform pionir ini dilakukan oleh seorang pengembang perangkat lunak bernama Mike Carson yang telah mengantongi akses resmi.

Dilansir dari Suara, kebangkitan platform ini bermula saat Mike Carson membeli domain Friendster.com pada tahun 2023 silam. Saat ini, pengguna perangkat iPhone maupun iPad sudah dapat mengakses layanan tersebut untuk bernostalgia dengan fitur-fitur yang tersedia di dalamnya.

Meskipun Carson menjadi sosok di balik aktifnya kembali situs tersebut, sejarah mencatat bahwa pendiri asli Friendster adalah Jonathan Abrams. Sosok insinyur perangkat lunak asal Kanada ini mendirikan platform tersebut di Mountain View, California, pada tahun 2002 sebagai ekosistem koneksi digital.

Abrams dikenal luas sebagai sosok yang merumuskan konsep interaksi manusia di dunia digital melalui sistem lingkaran pertemanan. Fitur-fitur standar industri media sosial saat ini, seperti daftar teman dan profil pengguna, merupakan inovasi yang diperkenalkan oleh Abrams pada masa awal pengembangan.

Pada masa kejayaannya di tahun 2003, Abrams sempat mendapatkan tawaran akuisisi dari Google senilai 30 juta dolar AS. Namun, ia memilih untuk menjaga independensi perusahaannya, sebuah keputusan yang hingga kini dinilai sebagai momen krusial dalam sejarah industri teknologi di Lembah Silikon.

Perjalanan Friendster sempat mengalami kendala teknis akibat lonjakan pengguna masif yang menyebabkan gangguan infrastruktur dan waktu muat yang lambat. Hal ini membuat pengguna beralih ke pesaing seperti MySpace dan Facebook, hingga akhirnya aset perusahaan diakuisisi oleh MOL Global asal Malaysia pada 2009.

Friendster sempat bertransformasi menjadi platform permainan sosial pada 2011 sebelum akhirnya menghentikan seluruh layanan pada 2015. Setelah perusahaan dibubarkan secara hukum pada 2018, platform ini kini muncul kembali sebagai aplikasi eksklusif pada April 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi