PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tetap memprioritaskan penguatan fundamental bisnis dan keberlanjutan strategi jangka panjang sebagai respons atas penghapusan saham perusahaan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diumumkan pada Kamis (14/5/2026).
Langkah strategis ini diambil guna memastikan kinerja operasional tetap solid di tengah perubahan komposisi indeks pasar modal internasional. Berdasarkan data yang dilansir dari Money, ANTM menjadi salah satu dari enam emiten Indonesia yang dikeluarkan dari indeks tersebut.
Corporate Secretary ANTM Wisnu Danandi Haryanto menjelaskan bahwa manajemen telah mengidentifikasi status perusahaan dalam pembaruan indeks MSCI. Ia menegaskan perusahaan akan terus berupaya menjaga kualitas operasional untuk mempertahankan kepercayaan pasar.
"ANTM memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perusahaan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,ÔÇØ ujar Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary PT Aneka Tambang Tbk.
Pihak manajemen meyakini hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional menjadi pilar utama kekuatan bisnis ke depan. Saat ini, perusahaan terlibat aktif dalam proyek strategis nasional untuk pengembangan baterai kendaraan listrik berbasis nikel.
Guna menjaga hubungan dengan pelaku pasar, perusahaan meningkatkan standar komunikasi dan transparansi informasi kepada investor institusi global. Implementasi tata kelola perusahaan yang baik juga diperkuat melalui audit independen dan standar lingkungan serta sosial.
"ANTM akan terus fokus pada penciptaan value jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional," kata Wisnu Danandi Haryanto, Corporate Secretary PT Aneka Tambang Tbk.
Berdasarkan pengumuman terbaru, MSCI melakukan perombakan signifikan terhadap emiten asal Indonesia. Perubahan komposisi ini dijadwalkan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026 mendatang setelah penutupan perdagangan pada akhir Mei.
| No | Nama Emiten | Kode Saham |
|---|---|---|
| 1 | PT Aneka Tambang Tbk | ANTM |
| 2 | PT Amman Mineral Internasional Tbk | AMMN |
| 3 | PT Barito Renewables Energy Tbk | BREN |
Secara total, terdapat enam saham yang keluar dari MSCI Global Standard Indexes dan 13 saham dari MSCI Small Cap Indexes. Perubahan ini secara teknis akan mulai diimplementasikan pada 29 Mei 2026 sore hari.