Among Us berhasil mencatatkan rekor fenomenal dalam industri permainan seluler. Game garapan Innersloth ini secara resmi telah menembus angka 1 miliar unduhan khusus untuk perangkat mobile.
Pencapaian besar tersebut diumumkan melalui kanal media sosial resmi mereka pada 17 April 2026. Kabar ini langsung memicu reaksi positif dari ratusan penggemar yang memberikan ucapan selamat atas kesuksesan tersebut.
"Yoooooooooooooooo kita baru saja mencapai 1 Miliar unduhan di @GooglePlay store??? ÔØñ´©ÅƒöÑBanyak sekali kru... terima kasih sudah bermain... aku mau muntah di ventilasi saking kerennya ini...ƒÑ▓ƒÑ▓ƒÑ▓," tulis Among Us dikutip detikINET dari X, Rabu (22/4/2026).
Prestasi ini menempatkan Among Us di posisi yang lebih unggul dibandingkan judul populer lainnya di Android. Beberapa di antaranya meliputi Minecraft, Stardew Valley, dan Terraria yang memiliki basis pemain besar.
Salah satu faktor pembeda utama adalah model bisnis yang diterapkan. Among Us hadir sebagai kategori permainan gratis (free to play), sementara tiga pesaing lainnya merupakan aplikasi berbayar.
Sebagai perbandingan, saat ini Minecraft dipasarkan dengan harga Rp 19 ribu. Sementara itu, Stardew Valley dan Terraria masing-masing dibanderol senilai Rp 70 ribu, belum termasuk beban pajak tambahan.
Berdasarkan laporan Gamesradar, angka 1 miliar ini dihitung berdasarkan unduhan individual. Data tersebut mencakup pengguna yang melakukan instalasi ulang berkali-kali atau mereka yang memasang game di beberapa gawai berbeda.
Dominasi Platform dan Pendapatan Innersloth
Pencapaian fantastis ini terbilang luar biasa karena hanya berasal dari satu toko aplikasi, yaitu Google Play Store. Mengingat Among Us tersedia di berbagai platform lain, total unduhan secara global diprediksi jauh melampaui angka tersebut.
Selain popularitas pemain, Innersloth selaku pengembang juga meraup keuntungan finansial yang signifikan. Kesuksesan konten digital ini berdampak langsung pada pendapatan perusahaan sejak pertama kali dirilis.
Data Business of Apps pada Januari 2026 menunjukkan Among Us menghasilkan pendapatan sebesar USD 105 juta sejak peluncurannya Juni 2018. Angka ini diperkirakan terus tumbuh seiring waktu.
Sebagian besar pemasukan Among Us bersumber dari penjualan versi PC serta transaksi pembelian di dalam aplikasi (in-game purchase). Pertumbuhan jumlah pemain yang masif terus menjadi mesin uang bagi pengembang asal Amerika Serikat tersebut.