Amman Mineral Bergabung ke Asosiasi Tembaga Internasional

Amman Mineral Bergabung ke Asosiasi Tembaga Internasional
Foto: Ilustrasi Amman Mineral Bergabung ke Asosiasi Tembaga Internasional.

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Amman) resmi bergabung menjadi anggota International Copper Association (ICA) pada Rabu (6/5/2026). Langkah anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk tersebut menjadikannya perusahaan pertama dari wilayah Asia Tenggara yang masuk dalam organisasi tembaga global tersebut.

Kemitraan strategis ini bertujuan mempertegas posisi Indonesia dalam rantai pasok tembaga dunia, sebagaimana dilansir dari Money. Komoditas ini memiliki peran krusial dalam mendukung agenda elektrifikasi serta proses transisi energi global yang tengah berlangsung saat ini.

Direktur Amman, Naveen Chandralal menyatakan bahwa keanggotaan ini menjadi sarana penting bagi perusahaan untuk berkontribusi dalam skala internasional. Pihaknya berkomitmen membawa suara industri pertambangan nasional ke level yang lebih tinggi.

"Sebagai anggota ICA pertama dari Asia Tenggara, kami bangga dapat membawa perspektif Indonesia ke dalam diskusi global mengenai masa depan tembaga," ujar Naveen Chandralal, Direktur Amman.

Partisipasi dalam organisasi ini juga memungkinkan Amman untuk mengadopsi standar operasional terbaik yang berlaku di industri global. Hal ini mencakup aspek transparansi dan tanggung jawab dalam proses produksi komoditas tambang.

"Keanggotaan ini menjadi platform untuk berbagi praktik terbaik, terlibat dalam prioritas keberlanjutan, dan berkolaborasi dengan anggota ICA lainnya untuk memenuhi permintaan tembaga dunia yang terus meningkat secara bertanggung jawab dan transparan," kata Naveen Chandralal, Direktur Amman.

ICA merupakan asosiasi internasional yang terdiri dari 39 perusahaan yang tersebar di enam benua. Seluruh anggota organisasi ini secara kolektif mewakili lebih dari 50 persen dari total produksi tembaga di seluruh dunia.

Pihak kepemimpinan asosiasi memberikan respons positif terhadap masuknya perusahaan asal Indonesia tersebut ke dalam struktur keanggotaan mereka. Mereka menilai fokus teknologi yang diusung perusahaan sejalan dengan visi organisasi.

"Kami senang menyambut Amman ke dalam ICA," kata Ketua ICA Steven Rowland dan CEO ICA Juan Ignacio Diaz.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa inovasi pertambangan yang dilakukan Amman merupakan kontribusi nyata bagi kebutuhan dunia. Integrasi teknologi dianggap sebagai kunci dalam menghadapi perkembangan industri yang sangat cepat.

"Fokus mereka dalam memajukan teknologi pertambangan mencerminkan komitmen kuat untuk memperkokoh peran tembaga di dunia yang berkembang pesat," kata Ketua ICA Steven Rowland dan CEO ICA Juan Ignacio Diaz.

Saat ini, Amman sedang mengupayakan transformasi menjadi entitas tambang yang terintegrasi secara penuh dari hulu hingga hilir. Proses ini diperkuat dengan pengoperasian fasilitas peleburan dan pemurnian logam mulia yang baru untuk menjangkau pasar utama di Asia.

Artikel terkait

Rekomendasi