PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) meningkatkan fokus penyaluran kredit pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di lini usaha skala mikro pada kuartal pertama 2026.
Peningkatan porsi kredit skala mikro dalam portofolio perusahaan tersebut dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan para pelaku usaha kepada Amar Bank. Dilansir dari Keuangan, realisasi kredit mikro bank digital ini telah mencapai Rp1,9 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 27,7 persen secara tahunan (yoy) hingga kuartal I-2026.
Direktur Retail Banking Amar Bank, Abraham Lumban Batu memberikan penjelasan mengenai signifikansi pertumbuhan tersebut bagi perekonomian nasional pada Selasa (26/5/2026).
"Pertumbuhan kredit mikro ini pun merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mendukung pilar ekonomi nasional," kata Abraham kepada Kontan, Selasa (26/5/2026).
Secara keseluruhan, total penyaluran kredit Amar Bank hingga Maret 2026 tumbuh sebesar 30,62 persen yoy menjadi Rp4,16 triliun. Melalui capaian tersebut, porsi kredit sektor mikro kini mendominasi dengan kontribusi mencapai 45,6 persen dari akumulasi total keseluruhan kredit bank.
Pihak manajemen menyatakan sikap optimistis bahwa ekspansi pembiayaan akan terus berjalan positif sampai penghujung tahun 2026 dengan mengandalkan efisiensi teknologi.
"Kami optimistis, dengan memanfaatkan keunggulan teknologi digital dan memperkuat kolaborasi ekosistem, Amar Bank dapat terus mendorong pertumbuhan ini secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2026," ujarnya.
Keunggulan sebagai bank digital diklaim memberikan fleksibilitas lebih bagi perusahaan dalam menyajikan proses pelayanan yang jauh lebih sederhana sekaligus cepat untuk para pelaku usaha.