Produsen motor listrik ALVA memperluas jangkauan layanan purnajual melalui kerja sama dengan jaringan bengkel pihak ketiga di hampir 50 kota di Indonesia. Strategi ini meningkatkan jumlah titik servis secara signifikan dibandingkan jumlah diler penjualan resmi perusahaan pada Selasa (28/4/2026).
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk menjawab kekhawatiran konsumen terkait ketersediaan tempat perawatan kendaraan listrik. Dilansir dari Otomotif, perusahaan saat ini menerapkan rasio perbandingan 1 banding 10 antara jumlah outlet resmi dengan titik layanan servis yang tersedia bagi pengguna.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaya Pantja, menjelaskan bahwa perusahaan sengaja membalik logika konvensional yang biasanya mendahulukan jumlah gerai penjualan daripada fasilitas perbaikan.
"Kalau kita lihat rasionya nih, antara jumlah service point yang ada dengan jumlah outlet kita, mungkin agak terbalik. Biasanya kan penjualan dibanyakin dulu, service point-nya enggak terlalu. Kalau ini terbalik," ujar Purbaya Pantja, CEO ALVA.
Saat ini ALVA memiliki 10 hingga 11 gerai resmi, namun total titik servis melonjak mencapai 120 lokasi berkat kolaborasi strategis dengan berbagai mitra bengkel modern.
"Outlet-nya itu cuma 10-11, tapi kalau kita lihat dari jumlah service point kita, bekerja sama dengan partner-partner itu di sekitar 120," kata Purbaya Pantja, CEO ALVA.
Jaringan penjualan ALVA juga mengalami pertumbuhan melalui kemitraan pihak ketiga yang kini secara keseluruhan mencakup 21 lokasi. Purbaya menegaskan bahwa perluasan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk fokus pada kebutuhan pelanggan.
"Apa yang dibutuhkan customer sebesar mungkin kita sediakan. Kita merasakan kalau mereka sudah membeli motor ALVA, melakukan periodic maintenance dan lain-lain, seberapa gampang sih (prosesnya)," tutur Purbaya Pantja, CEO ALVA.
Untuk memfasilitasi perawatan berkala, ALVA merangkul sejumlah mitra penyedia jasa bengkel. Kolaborasi tersebut mencakup jaringan Otoklix, SiTepat, Mister e-bike, hingga BintaroEV guna menjamin aksesibilitas layanan purnajual bagi seluruh konsumen.