Pemda DIY Tetapkan Alur SPMB Online SMA dan SMK Negeri 2026

Pemda DIY Tetapkan Alur SPMB Online SMA dan SMK Negeri 2026
Foto: Ilustrasi Pemda DIY Tetapkan Alur SPMB Online SMA dan SMK Negeri 2026.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah meresmikan prosedur lengkap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK Negeri. Mekanisme pendaftaran ini ditujukan bagi seluruh calon peserta didik dengan mengikuti lini masa yang telah ditetapkan.

Dilansir dari Kompas, akses utama seluruh proses seleksi dilakukan secara daring melalui situs resmi spmb.jogjaprov.go.id. Calon siswa diwajibkan melewati beberapa fase krusial sebelum masuk ke tahap pemilihan sekolah tujuan.

Tahapan pertama difokuskan pada lulusan dari luar wilayah DIY yang harus melalui pendaftaran Tes Konten Akademik Dasar (TKAD) serta melakukan input data secara mandiri. Langkah ini menjadi syarat mutlak bagi siswa luar daerah untuk dapat bersaing di sekolah negeri wilayah Yogyakarta.

Pemerintah juga mewajibkan proses verifikasi dan validasi data bagi semua calon murid tanpa terkecuali. Fase pengecekan ini mencakup sinkronisasi data kependudukan atau Cek NIK serta penyesuaian data nilai rapor untuk menjamin akurasi seleksi.

Setelah seluruh data terverifikasi, peserta baru diizinkan mengikuti proses pendaftaran dan seleksi berdasarkan jalur yang diminati hingga pengumuman akhir. Jadwal pelaksanaan SPMB Online DIY 2026 terbagi dalam beberapa periode penting.

Bagi calon murid yang merupakan lulusan luar DIY, pendaftaran TKAD dan input data online dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 12 Mei 2026. Sementara itu, pelaksanaan tes akan dilakukan secara luring pada 25 dan 26 Mei 2026.

Khusus calon murid yang lulus sebelum tahun 2026, proses input data dilakukan pada tanggal 2 hingga 5 Juni 2026. Seluruh aktivitas pengunggahan dokumen dilakukan melalui portal spmb.jogjaprov.go.id sesuai dengan tenggat waktu tersebut.

Pelaksanaan TKAD dan Cek Data Kependudukan

Tes Konten Akademik Dasar (TKAD) bagi lulusan luar daerah dilaksanakan secara langsung atau luring di sekolah-sekolah yang telah ditunjuk oleh panitia pada 25-26 Mei 2026. Hasil tes ini akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam seleksi masuk.

Tahap selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pengecekan data kependudukan (CEK NIK) dan data rapor. Tahapan ini merupakan fondasi utama sistem seleksi untuk memastikan legalitas domisili dan prestasi akademik peserta didik tetap terjaga sesuai aturan yang berlaku.

Artikel terkait

Rekomendasi