PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp 2,04 Triliun

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp 2,04 Triliun
Foto: Ilustrasi PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp 2,04 Triliun.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai US$ 120 juta atau setara Rp 2,04 triliun. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini.

Manajemen ADMR dalam pengumuman resminya, seperti dikutip dari Investortrust, menyatakan bahwa pembagian dividen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026. Langkah korporasi ini didasarkan pada perolehan kinerja keuangan sepanjang tahun buku lalu.

Alokasi dividen ini mempertimbangkan total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 senilai US$ 271,21 juta. Selain itu, perusahaan mencatat saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya sebesar US$ 1,42 miliar dengan total ekuitas mencapai US$ 1,71 miliar.

Para investor yang mengincar keuntungan dari pembagian keuntungan ini perlu memperhatikan jadwal penting perseroan. Manajemen menetapkan batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen ADMR di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 27 April.

Langkah serupa juga diambil oleh perusahaan afiliasi Garibaldi Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten ini menetapkan pembagian dividen tunai total sebesar US$ 447,5 juta, yang mencakup hampir seluruh laba bersih tahun buku 2025, yaitu sekitar 99,96 persen.

Keputusan pembagian imbal hasil bagi pemegang saham ADRO tersebut telah disahkan melalui RUPST 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 17 April 2026.

Manajemen ADRO merinci bahwa senilai US$ 250 juta dari total komitmen tersebut telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim pada 15 Januari 2026. Sementara itu, sisa dana sebesar US$ 197,5 juta akan disalurkan sebagai dividen tunai final.Kebijakan alokasi yang nyaris menghabiskan seluruh laba bersih ini diakui manajemen sebagai bentuk komitmen untuk memberikan imbal hasil optimal kepada investor. Hal ini didukung oleh capaian performa keuangan perseroan yang solid selama tahun 2025.

Adapun sisa laba bersih ADRO yang bernilai US$ 194.220 atau setara 0,04 persen akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut disiapkan guna menopang kegiatan operasional serta memenuhi kebutuhan korporasi pada masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi