Akulaku Finance Targetkan Penyaluran Pembiayaan Rp8,2 Triliun pada 2026

Akulaku Finance Targetkan Penyaluran Pembiayaan Rp8,2 Triliun pada 2026
Foto: Ilustrasi Akulaku Finance Targetkan Penyaluran Pembiayaan Rp8,2 Triliun pada 2026.

PT Akulaku Finance Indonesia menetapkan target penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp8,2 triliun pada tahun 2026, yang menandai pertumbuhan sebesar 12 persen secara tahunan. Target ekspansi bisnis tersebut disampaikan dalam acara pengumpulan media di Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Penyusunan target pengucuran dana ini didasari oleh strategi pertumbuhan perusahaan yang terukur. Dilansir dari Investortrust, manajemen juga berkomitmen mengendalikan risiko kredit dengan mematok rasio NPF net pada level maksimal 1,2 persen sepanjang tahun berjalan.

"PT Akulaku Finance secara strategis menempatkan sejumlah fokus pengembangan sebagai penggerak pertumbuhan di sepanjang 2026," ujar Perry Barman Slangor, Presiden Direktur Akulaku Finance.

Langkah mendongkrak pembiayaan luring ditempuh melalui perluasan jaringan mitra merchant ke kota-kota tier 2 dan 3 di luar Pulau Jawa. Integrasi ekosistem digital juga diperdalam lewat penguatan kemitraan strategis dengan institusi perbankan demi menekan biaya dana.

"Di sisi lain, perusahaan menjaga fleksibilitas likuiditas jangka panjang dengan membuka peluang diversifikasi pendanaan, termasuk melalui skema offshore borrowing," jelas Perry Barman Slangor, Presiden Direktur Akulaku Finance.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta analisis data tingkat lanjut turut diterapkan untuk memperkuat sistem penilaian kredit dan deteksi penipuan secara instan. Pada tahun buku 2025 sebelum audit, perusahaan telah membukukan pembiayaan baru Rp7,44 triliun yang didominasi oleh produk Buy Now Pay Later sebesar 89 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi