AEP Nusantara Holdings Limited resmi melaksanakan akuisisi terhadap mayoritas saham PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) dengan mengambil alih sebanyak 589,8 juta lembar saham atau setara 75,5 persen kepemilikan pada Senin, 4 Mei 2026.
Langkah strategis ini menandai peralihan kendali atas perusahaan agribisnis yang berfokus pada pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan karet tersebut, sebagaimana dilansir dari Market.
Berdasarkan data kesepakatan, AEP Nusantara Holdings Limited melakukan perjanjian jual beli saham dengan Wilson Sutantio yang memegang 177,79 juta saham atau 22,76 persen dari total modal disetor.
Secara akumulatif, total saham yang dialihkan kepada AEP Nusantara Holdings Limited mencapai 767,6 juta lembar saham, yang mewakili 98,26 persen dari keseluruhan saham yang ditempatkan perseroan.
PT Pinago Utama Tbk. sendiri merupakan entitas yang didirikan sejak tahun 1994 dan telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2020.
Perusahaan ini memiliki infrastruktur hilir yang lengkap, mulai dari pabrik minyak kelapa sawit, pabrik karet, hingga fasilitas pengolahan karet lembaran asap.
Emiten berkode PNGO tersebut juga dikenal sebagai perusahaan yang konsisten mendistribusikan dividen kepada para pemegang sahamnya secara rutin sejak tahun 2021.
Di sisi lain, pihak pembeli yakni AEP Nusantara Plantations dilaporkan sedang menjajaki rencana penawaran umum perdana saham atau IPO untuk memperkuat struktur permodalan.
Saat ini, unit bisnis tersebut telah mengelola lahan perkebunan dengan luas total mencapai 30.110 hektar yang berlokasi di wilayah Kalimantan Tengah.