Dadan Hindayana resmi diberhentikan dari posisinya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Kabar pencopotan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah berbagai momen kontroversial mewarnai masa jabatannya.
Pelantikan Dadan Hindayana sendiri dilakukan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada 19 Agustus 2024. Namun, sebelum genap dua tahun menjabat, Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menggantinya dengan Nanik Sudaryati Deyang.
Akun media sosial resmi BGN RI telah menyampaikan apresiasi atas pengabdian Dadan selama periode Agustus 2024 hingga Mei 2026. Meski demikian, transisi kepemimpinan ini tetap memicu tanda tanya besar di kalangan publik.
Berdasarkan pantauan di platform X melalui Trends24.in pada Rabu (3/6/2026), nama Dadan dan instansi BGN langsung memuncaki tangga topik populer. Pembicaraan mengenai dirinya telah dicuitkan lebih dari 10 ribu kali oleh netizen.
Dugaan Pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung
Situasi semakin memanas setelah muncul kabar bahwa Kejaksaan Agung RI menjemput Dadan Hindayana bersama dua petinggi BGN lainnya. Langkah ini diambil bertepatan dengan penggeledahan yang dilakukan di kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Penjemputan tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (3/6/2026) pagi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi terkait detail kasus yang melibatkan mantan Kepala BGN tersebut.
Selama memimpin lembaga ini, Dadan memang kerap menjadi pusat perhatian karena berbagai pernyataannya yang dinilai berani namun menuai polemik. Salah satu yang paling diingat publik adalah perselisihannya dengan Menteri Keuangan, Purbaya.
Ketidaksepahaman antara Dadan dan Purbaya sempat memicu kehebohan di ruang publik. Dadan diketahui beberapa kali memberikan pernyataan yang membantah klaim atau skema yang diajukan oleh pihak kementerian keuangan.
Deretan Momen Viral dan Kontroversial
Kepemimpinan Dadan diwarnai dengan beberapa kebijakan dan wacana yang sangat sensitif di mata masyarakat. Berikut adalah poin-poin penting yang sempat menghebohkan publik selama masa jabatannya:
Daftar peristiwa viral yang melibatkan Dadan Hindayana:
- Wacana penyediaan protein dari sumber serangga untuk program gizi nasional.
- Perselisihan terbuka terkait kebijakan anggaran dan data dengan Menteri Keuangan Purbaya.
- Isu pelaksanaan program makan gratis yang direncanakan hingga ke Arab Saudi.
- Polemik terkait mekanisme pendistribusian makanan bergizi di daerah pelosok.
- Munculnya isu hukum yang berujung pada penggeledahan kantor oleh pihak Kejagung.
Pernyataan mengenai serangga sebagai alternatif protein pada awal tahun 2025 menjadi salah satu momen paling kontroversial. Saat itu, ia menyebutkan bahwa masyarakat di beberapa daerah di Indonesia sudah terbiasa mengonsumsi serangga seperti belalang dan ulat sagu.
Ide menjadikan serangga sebagai menu dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) langsung mendapat kritik tajam dari berbagai lapisan masyarakat. Banyak pihak menilai usulan tersebut kurang tepat untuk diimplementasikan secara nasional.
Sebagai ringkasan mengenai masa transisi kepemimpinan di Badan Gizi Nasional, berikut adalah perbandingan singkat jabatan tersebut:
Ringkasan kepemimpinan Badan Gizi Nasional:
| Pejabat | Masa Jabatan | Status |
|---|---|---|
| Dadan Hindayana | Agustus 2024 - Mei 2026 | Diberhentikan |
| Nanik Sudaryati Deyang | Mulai Juni 2026 | Pejabat Baru |
Kini, publik menantikan arah kebijakan baru di bawah pimpinan Nanik Sudaryati Deyang. Fokus utama masyarakat tetap tertuju pada kelanjutan program gizi nasional serta penyelesaian masalah hukum yang tengah bergulir.