Yenny Wahid Desak Pemerintah Berantas Judi Online Anak Hingga Akar

Yenny Wahid Desak Pemerintah Berantas Judi Online Anak Hingga Akar
Foto: Ilustrasi Yenny Wahid Desak Pemerintah Berantas Judi Online Anak Hingga Akar.

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menyoroti fenomena darurat menyusul adanya ratusan ribu generasi muda yang terjerat aktivitas taruhan daring di Indonesia.

Langkah konkret segera dituntut dari pihak pemerintah untuk memberantas persoalan ini hingga ke akarnya, seperti dilansir dari Media Indonesia pada Minggu (17/5/2026).

ÔÇ£Kita berharap pemerintah jangan hanya mengungkap data, tapi harus serius untuk memberantas judi online,ÔÇØ kata Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Penutupan akses secara masif dinilai mendesak lantaran platform ilegal tersebut kerap berkamuflase format lain agar mengecoh masyarakat luas.

ÔÇ£Jadi harus distop. Situs-situs judi online yang menyamar dalam situs gaming dan sebagainya harus diturunkan. Ini tugas pemerintah,ÔÇØ ujar Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Menurutnya, edukasi kolektif dari lingkungan sekolah hingga keluarga perlu diintegrasikan bersama penegakan hukum dan aturan yang ketat.

ÔÇ£Anak harus dididik dengan nilai yang sama bahwa judi online itu berbahaya,ÔÇØ kata Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Komitmen bersama diyakini mampu mempersempit ruang gerak operasi ilegal ini, selain pemberian sanksi pidana berat bagi para fasilitatornya.

ÔÇ£Semua orang yang menyelenggarakan judi online harus dihukum seberat-beratnya,ÔÇØ ucap Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Yenny Wahid menambahkan bahwa korban di bawah umur harus mendapatkan pendekatan humanis berupa rehabilitasi psikologis, bukan tindakan penjarataan.

ÔÇ£Anak harus diberikan konseling. Orang tua juga jangan cuek,ÔÇØ kata Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Koordinasi lintas sektor kementerian pun dinilai penting lantaran dampak buruk aktivitas ini merusak fungsi kognitif dan kontrol emosi pada sistem otak manusia.

ÔÇ£Ada temuan bahwa bagian otak tertentu ketika terpapar judi online dapat menyebabkan adiksi. Kalau sudah menyebabkan adiksi, sangat sulit dihentikan,ÔÇØ pungkas Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation.

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Digital, tercatat sekitar 200 ribu anak di Indonesia telah terpapar, dengan 80 anak di antaranya terdeteksi masih berusia di bawah 10 tahun.

Artikel terkait

Rekomendasi