XLSmart Telecom Mitigasi Fluktuasi Rupiah Melalui Strategi Kualitas Pelanggan

XLSmart Telecom Mitigasi Fluktuasi Rupiah Melalui Strategi Kualitas Pelanggan
Foto: Ilustrasi XLSmart Telecom Mitigasi Fluktuasi Rupiah Melalui Strategi Kualitas Pelanggan.

PT XLSmart Telecom Sejahtera mengalihkan fokus bisnis pada peningkatan kualitas pelanggan guna menghadapi tekanan ekonomi akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di Jakarta pada Rabu (20/5/2026).

Langkah taktis operator telekomunikasi nasional tersebut diambil demi menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di tengah melemahnya daya beli masyarakat. Dampak pergerakan kurs ini memengaruhi industri karena sebagian besar perangkat jaringan serta teknologi digital masih bersumber dari impor berbasis dolar.

Dilansir dari Suara, fluktuasi mata uang asing ini mulai memberikan tekanan nyata pada sektor telekomunikasi. Meski demikian, emiten halo-halo tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan rata-rata per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU) campuran sebesar Rp47,3 ribu pada kuartal pertama tahun 2026.

Direktur dan Chief Commercial Officer XLSmart, David Arcelus Oses, mengonfirmasi bahwa pelemahan mata uang Garuda memengaruhi kondisi finansial korporasi, terutama saat situasi ekonomi melemah dibanding bulan-bulan sebelumnya.

ÔÇ£Namun, strategi perusahaan tidak hanya berpaku pada kuartal kedua saja, tetapi juga strategi jangka panjang,ÔÇØ ujar David Arcelus Oses, Direktur dan Chief Commercial Officer XLSmart.

Perusahaan kini lebih memilih agresif membidik segmen konsumen yang memberikan kontribusi tinggi daripada sekadar menambah kuantitas angka pengguna baru.

ÔÇ£Seperti yang sudah dilihat, kami mampu meningkatkan ARPU pelanggan kami, mengubah banyak hal, meningkatkan proposisi nilai,ÔÇØ kata David Arcelus Oses, Direktur dan Chief Commercial Officer XLSmart.

Peningkatan angka ARPU campuran menjadi bukti keberhasilan korporasi dalam mengamankan pendapatan di tengah tantangan berat industri digital saat ini.

ÔÇ£Kami mampu meningkatkan ARPU dari pelanggan dan berfokus pada pelanggan berkualitas tersebut,ÔÇØ tambah David Arcelus Oses, Direktur dan Chief Commercial Officer XLSmart.

Manajemen memperkirakan efek penurunan nilai tukar rupiah terhadap ekosistem telekomunikasi ini hanya akan berlangsung temporer untuk satu kuartal mendatang.

ÔÇ£(Dari sana) Saya pikir, kita tidak bisa merubah strategi yang sudah ditetapkan karena pergerakan rupiah bersifat taktis atau spesifik dalam jangka pendek,ÔÇØ jelas David Arcelus Oses, Direktur dan Chief Commercial Officer XLSmart.

Artikel terkait

Rekomendasi