WNA Jerman Jadi Korban Penjambretan Ponsel di Sawah Besar

WNA Jerman Jadi Korban Penjambretan Ponsel di Sawah Besar
Foto: Ilustrasi WNA Jerman Jadi Korban Penjambretan Ponsel di Sawah Besar.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman bernama Robin (25) menjadi korban penjambretan telepon genggam di depan Sekolah Santa Ursula, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.40 WIB. Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera dasbor milik pengendara yang melintas tersebar di media sosial pada Senin keesokan harinya.

Aksi kriminalitas ini bermula ketika dua pria yang berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Lapangan Banteng Utara dan menaiki trotoar untuk mendekati korban. Dilansir dari Megapolitan, korban saat itu sedang berdiri di dekat pelican crossing sembari membawa tas ransel besar dan menggunakan ponselnya.

Para pelaku yang tetap berada di atas sepeda motor langsung merampas ponsel milik korban dan memacu kendaraan mereka ke arah Kemayoran. Meskipun korban sempat berusaha mengejar, kedua pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian di kawasan Sawah Besar tersebut.

Kapolsek Sawah Besar Komisaris Rahmat Himawan membenarkan adanya peristiwa perampasan yang menimpa warga negara Jerman tersebut melalui keterangan resminya kepada media.

"Kejadiannya hari Minggu (19/4/2026) pukul 15.40 WIB. Lokasi kejadian di depan Sekolah Santa Ursula," ujar Rahmat, Komisaris Polisi.

Berdasarkan laporan kepolisian, korban kehilangan satu unit telepon pintar dengan merek ternama akibat aksi penjambretan yang berlangsung sangat cepat di area trotoar tersebut.

"Korban kehilangan handphone Samsung S23," tutur Rahmat, Komisaris Polisi.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa peristiwa terjadi ketika korban sedang fokus pada perangkat komunikasinya saat bersiap untuk menyeberang jalan di kawasan tersebut.

"Pada Saat yang bersamaan HP korban diambil seseorang menggunakan motor beboncengan," tutur Rahmat, Komisaris Polisi.

Pasca-kejadian tersebut, Robin telah mendatangi Polsek Sawah Besar untuk membuat laporan polisi secara resmi. Saat ini, kasus penjambretan tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Sawah Besar guna mengidentifikasi para pelaku.

Artikel terkait

Rekomendasi