Sebuah rekaman video yang memperlihatkan momen emosional seorang wisudawati merayakan kelulusannya di dalam bus rombongan haji mendadak viral di media sosial. Aksi mengharukan ini dilakukan oleh seorang gadis asal Mamuju, Sulawesi Barat, demi menemui kedua orang tuanya yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Dilansir dari Wolipop, wisudawati tersebut mengenakan kebaya biru yang senada dengan seragam batik haji sang ayah. Di hadapan bapak dan ibunya yang sudah berada di dalam bus, ia memindahkan tali toganya sendiri sebagai simbol resmi menyandang gelar sarjana.
Suasana di dalam kendaraan yang bersiap menuju embarkasi itu pun berubah penuh tangis haru dan syukur. Sang ayah yang mengenakan peci hitam serta tas paspor haji tampak tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat keberhasilan sang putri tepat di hari keberangkatannya menunaikan rukun Islam kelima.
Sosok di balik momen viral tersebut adalah Devi Febrianti, gadis berusia 22 tahun asal Majene yang akrab disapa Devi. Ia merupakan anak bungsu dari 11 bersaudara yang baru saja menyelesaikan studinya di STAIN Majene, tepatnya pada Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam Prodi Hukum Keluarga Islam.
Devi mengungkapkan bahwa jadwal wisuda yang bertepatan dengan jadwal keberangkatan haji orang tuanya menciptakan situasi dilematis. Hal ini menyebabkannya harus merayakan keberhasilan akademik tersebut tanpa pendampingan orang tua di gedung kampus.
"Momen itu terjadi pada hari Senin 27 April 2026 setelah acara wisuda ku," ungkap Devi kepada Wolipop.
Perjuangan Menemui Orang Tua demi Restu
Meski meraih gelar sarjana, Devi merasa ada kesedihan mendalam karena kursi pendampingnya saat prosesi wisuda kosong. Demi mendapatkan restu dan menunjukkan bukti kelulusannya, ia segera mencari keberadaan bus rombongan haji setelah prosesi di kampus berakhir.
Upaya Devi membuahkan hasil ketika ia berhasil mencegat bus rombongan tersebut di tengah perjalanan menuju embarkasi. Pertemuan singkat itu berlangsung penuh emosi di sebuah tempat persinggahan bagi para jamaah.
"Jadi saya temui keduanya di waktu persinggahan di salah satu masjid besar Majene. Kedua orang tua ku berangkatnya beda kota. Mereka di Mamuju dan tempat kuliah saya ada di Majene, Sulawesi Barat," tutur Devi.
Pertemuan singkat di lorong bus tersebut kini menjadi sorotan luas di internet, menggambarkan dedikasi seorang anak dalam menghormati orang tuanya di tengah momentum penting dalam hidup mereka masing-masing.