Gubernur Pramono Anung Klaim WFH ASN Jumat Turunkan Macet Jakarta

Gubernur Pramono Anung Klaim WFH ASN Jumat Turunkan Macet Jakarta
Foto: Ilustrasi Gubernur Pramono Anung Klaim WFH ASN Jumat Turunkan Macet Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi penurunan kepadatan lalu lintas di Ibu Kota menyusul penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap hari Jumat. Evaluasi ini disampaikan pada Minggu, 19 April 2026, berdasarkan pantauan mobilitas warga dalam dua pekan terakhir.

Data tersebut dikumpulkan setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menguji coba aturan tersebut pada Jumat, 10 April 2026 dan Jumat, 17 April 2026. Penurunan volume kendaraan dinilai terjadi secara drastis sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Evaluasi kami di Jumat yang kemarin maupun yang sebelumnya, kan sudah dua kali, itu memang kemacetannya berturun drastis karena memang secara signifikan dilakukan," ucap Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.

Pramono menjelaskan bahwa efektivitas kebijakan ini didukung oleh keselarasan langkah antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kepadatan berkurang karena instansi vertikal seperti kementerian dan lembaga juga membatasi mobilitas pegawainya di hari yang sama.

"Di Jakarta karena mekanismenya sudah berjalan, maka kami mengadakan work from home itu setiap hari Jumat. Dan setiap hari Jumat itu bukan hanya ASN DKI Jakarta saja, tetapi ASN pusat juga mengikuti," kata Pramono Anung.

Meskipun memberikan kelonggaran lokasi kerja, Gubernur menegaskan bahwa pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai tetap diperketat. ASN diwajibkan untuk menjalankan tugas sepenuhnya dari kediaman masing-masing guna menjaga integritas program tersebut.

"Hanya untuk yang di Jakarta bagi ASN di Jakarta, saya menegaskan bahwa selama mereka work from home tidak boleh menggunakan ataupun misalnya, bekerja di luar rumah karena itu tidak menjadi work from home, apalagi kalau di kate-kafe kami tidak izinkan," kata Pramono Anung.

Artikel terkait

Rekomendasi