Modus pencurian uang melalui ganjal mesin ATM semakin sering ditemukan dan mengancam keamanan dana nasabah. Pelaku kejahatan ini biasanya menyasar lubang kartu atau tempat keluarnya uang dengan memasang alat khusus secara diam-diam.
Metode ini menyebabkan kartu milik korban tersangkut di dalam mesin dan tidak dapat dikeluarkan kembali. Situasi tersebut sering kali memicu kepanikan pada korban yang menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.
Dilansir dari Kompas, pelaku biasanya berpura-pura menawarkan bantuan sambil mengamati nomor PIN yang ditekan oleh korban. Posisi pelaku sering kali berada tepat di belakang atau di samping korban saat mereka mencoba memperbaiki masalah kartu tersebut.
Guna meminimalisir risiko menjadi korban, terdapat beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebelum melakukan transaksi di mesin ATM.
Dikutip dari Kompas, akun Instagram @humas.polres.kudus pada Kamis (23/4/2025) membagikan sejumlah tips untuk menghindari kejahatan ini. Pertama, pengguna diimbau untuk selalu memeriksa kondisi fisik mesin ATM secara teliti.
Jika ditemukan benda mencurigakan pada area lubang kartu atau tempat keluarnya uang, sebaiknya segera cari mesin ATM lain. Alat ganjal yang dipasang pelaku biasanya dapat terdeteksi jika pengguna lebih waspada memperhatikan detail mesin.
Hindari Bantuan dari Orang Asing
Masyarakat diingatkan untuk tidak menerima bantuan dari orang asing jika mengalami kendala saat bertransaksi. Pelaku sering kali menampilkan sikap yang ramah dan meyakinkan untuk mendapatkan kepercayaan korban.
Apabila kartu tersangkut, langkah yang paling tepat adalah segera menghubungi bank melalui nomor resmi yang tertera pada mesin. Anda juga bisa langsung mendatangi kantor cabang terdekat untuk melaporkan kendala tersebut.
Menjaga Kerahasiaan Informasi dan Lokasi Transaksi
Perlindungan terhadap nomor PIN menjadi kunci utama dalam mencegah akses ilegal ke rekening pribadi. Pastikan tangan selalu menutupi tombol saat memasukkan PIN agar tidak terlihat oleh orang lain di sekitar area mesin.
Pemilihan lokasi mesin ATM juga sangat memengaruhi faktor keamanan transaksi. Usahakan untuk selalu menggunakan mesin ATM yang berada di lokasi ramai, seperti di pusat perbelanjaan atau di dalam area kantor bank.
Mesin ATM yang terletak di tempat sepi, terutama pada malam hari, lebih berisiko menjadi target operasi pelaku kriminal. Lokasi yang terpantau banyak orang cenderung lebih aman karena ruang gerak pelaku menjadi terbatas.
Jika terjadi masalah serius pada kartu, segera lakukan pemblokiran melalui layanan mobile banking atau call center resmi bank terkait. Tindakan cepat ini sangat krusial untuk mencegah penggunaan kartu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.