Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di tiga wilayah Ibu Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Peringatan ini berlaku bagi masyarakat di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan hingga 23 April 2026.
Dilansir dari Kompas, ketiga kawasan tersebut diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari mendatang. Kondisi atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan yang signifikan di wilayah tersebut.
Pada Selasa, 21 April 2026, sebagian besar wilayah Jakarta terpantau sudah mulai diguyur hujan ringan sejak siang hari. Suhu udara di Ibu Kota pada hari ini dilaporkan berada pada kisaran rata-rata 26 hingga 27 derajat Celcius.
Berdasarkan data cuaca untuk hari Selasa, kondisi awan tebal mendominasi hampir seluruh wilayah pada waktu tertentu. Jakarta Selatan diprediksi berawan tebal, sementara Jakarta Timur dan Jakarta Utara terpantau berawan.
Situasi serupa terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat yang mengalami kondisi berawan tebal. Wilayah Kepulauan Seribu juga diperkirakan akan diselimuti awan tebal sepanjang hari ini.
Memasuki waktu berikutnya, hujan ringan mulai membasahi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara itu, wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu tetap dalam kondisi berawan tebal.
Intensitas hujan ringan diprediksi meluas ke wilayah Jakarta Utara pada periode selanjutnya, dengan hujan yang masih berlanjut di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Wilayah pusat dan barat Jakarta tetap bertahan dengan kondisi berawan tebal.
Potensi Hujan Merata di Seluruh Jakarta
Pada periode waktu lainnya hari ini, hujan ringan diperkirakan akan mengguyur hampir seluruh daratan Jakarta, meliputi wilayah Selatan, Timur, Barat, Pusat, hingga Utara. Kepulauan Seribu menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi tetap berawan tebal.
"BMKG mengingatkan kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu dan agar menjadi perhatian dalam perencanaan perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata."
Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga di tengah potensi hujan lebat yang membayangi sejumlah wilayah Jakarta.