Mobil Tabrak Bus Parkir di Malaysia Wanita Berusia 26 Tahun Tewas

Mobil Tabrak Bus Parkir di Malaysia Wanita Berusia 26 Tahun Tewas
Foto: Ilustrasi Mobil Tabrak Bus Parkir di Malaysia Wanita Berusia 26 Tahun Tewas.

Insiden maut terjadi di Lebuhraya Lingkaran Tengah 2 (MRR2) Malaysia yang melibatkan satu unit mobil dan sebuah bus sekolah pada Senin dini hari. Dilansir dari Wolipop, seorang wanita berusia 26 tahun dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian dada.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 waktu setempat saat kendaraan melaju dari arah Batu Caves menuju Kepong. Korban saat itu sedang berada di dalam mobil bersama tunangannya sebelum akhirnya kendaraan mereka terperosok ke bahu jalan dan menghantam transportasi umum yang sedang terparkir.

Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Trafik Kuala Lumpur, Mohd. Zamzuri Mohd. Isa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait peristiwa tragis tersebut. Penanganan segera dilakukan oleh tim di lapangan sesaat setelah informasi masuk ke pusat komando.

"Kita menerima laporan berhubung kemalangan tersebut pada pukul 4.53 pagi," ujar Mohd. Zamzuri, Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Trafik Kuala Lumpur.

Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil Proton Persona tersebut dikemudikan oleh seorang pria berusia 31 tahun di lajur kiri jalan. Penyelidikan sementara mengungkap identitas para korban yang merupakan sepasang kekasih yang telah bertunangan.

"Penyelidikan awal menemukan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil jenis Proton Persona yang dikendarai pria lokal berusia 31 tahun bersama tunangannya," jelas Mohd. Zamzuri.

Kronologi kejadian bermula ketika pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya akibat faktor kelelahan atau mengantuk. Mobil tersebut kemudian meluncur ke arah bahu jalan kiri dan menabrak bus sekolah merek Hino yang berhenti tanpa tanda peringatan.

"Mobil itu kemudian menabrak bagian belakang sebuah bus sekolah internasional jenis Hino yang diparkir di tepi jalan tanpa papan tanda apa pun," ungkap Mohd. Zamzuri.

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi pria mengalami luka serius pada bagian kepala dan kini sedang mendapatkan perawatan intensif di Hospital Selayang. Polisi juga telah mengamankan sampel darah pengemudi untuk keperluan uji toksikologi di laboratorium.

"Sampel darah pengemudi juga diambil untuk uji toksikologi, sementara kedua kendaraan yang terlibat dibawa ke gudang barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutur Mohd. Zamzuri.

Jenazah korban wanita saat ini telah dipindahkan ke Departemen Forensik Hospital Kuala Lumpur untuk menjalani proses autopsi. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap pengemudi bus yang memarkirkan kendaraannya di lokasi kejadian karena alasan tempat tinggal.

Artikel terkait

Rekomendasi