Wamenhaj Jelaskan Kendala Visa Petugas Haji dan Media Center 2026

Wamenhaj Jelaskan Kendala Visa Petugas Haji dan Media Center 2026
Foto: Ilustrasi Wamenhaj Jelaskan Kendala Visa Petugas Haji dan Media Center 2026.

Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan klarifikasi terkait pembatalan visa ratusan petugas haji 2026 oleh Pemerintah Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Jumat (17/4/2026). Masalah administrasi sektoral menjadi penyebab utama kendala tersebut muncul menjelang keberangkatan tim ke Tanah Suci.

Dilansir dari Nasional, hambatan ini sempat berdampak pada sekitar 320 petugas, termasuk 40 wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2026. Pemerintah Arab Saudi dilaporkan memerlukan proses verifikasi ulang untuk memastikan kelengkapan dokumen sesuai dengan regulasi terbaru yang diterapkan oleh kementerian terkait di sana.

"Hampir setiap tahun memang kan kendala visa selalu muncul, terutama dari pihak Saudi Arabia. Biasanya mereka ada proses screening, ada masalah administrasi dan sebagainya," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji RI.

Dahnil menjelaskan bahwa komplikasi sempat terjadi pada puluhan awak media yang visanya tiba-tiba dibatalkan setelah sempat diterbitkan. Penundaan keberangkatan rombongan wartawan ini dipicu oleh adanya permintaan khusus dari otoritas informasi di Arab Saudi.

"Kemarin itu memang sempat ada 40 wartawan yang belum dapat visanya. Setelah keluar visanya, kemudian ter-cancel karena ada masalah administratif sektoral," tutur Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji RI.

Kepastian verifikasi ulang ini disebut sebagai bagian dari prosedur ketat Pemerintah Arab Saudi dalam mengatur alur masuk petugas asing. Dahnil menegaskan adanya koordinasi antarlembaga yang harus divalidasi kembali oleh pihak kerajaan.

"Administrasi sektoral itu, yang saya maksud adalah, ada permintaan dari Kementerian Informasi Saudi Arabia untuk melakukan verifikasi lagi," ucap Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji RI.

Pihak Kantor Urusan Haji di Arab Saudi bergerak cepat melakukan penyelesaian teknis agar jadwal keberangkatan tidak terganggu lebih lama. Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa seluruh dokumen perjalanan bagi tim peliputan sudah siap digunakan kembali.

"Jadi teman-teman wartawan yang mau berangkat jangan khawatir, 40 tim itu yang wartawan yang harusnya berangkat tadi malam, saya dapat laporan dari Kepala Kantor Urusan Haji kami di Saudi itu sudah beres," ucap Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji RI.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf juga telah memberikan penjelasan mengenai status 320 petugas haji yang sempat terhambat. Melalui verifikasi internal Kemenhaj, sebagian besar kendala administrasi tersebut memang terkonsentrasi pada personel yang bertugas di Media Center Haji.

Artikel terkait

Rekomendasi