Jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek mengalami penurunan sebesar sembilan persen pada Jumat (8/5/2026) akibat pemberlakuan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Penurunan ini terpantau di seluruh lintas pelayanan seiring berkurangnya aktivitas perkantoran di wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Data pantauan KAI Commuter hingga pukul 13.00 WIB menunjukkan total volume pengguna hanya mencapai 499.101 orang, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Angka tersebut menunjukkan selisih yang signifikan dibandingkan hari kerja biasanya yang rata-rata melayani 436.520 orang di periode waktu yang sama.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa tren penurunan ini sangat terasa di titik-titik keberangkatan utama. Kondisi stasiun terpantau tidak mengalami kepadatan ekstrem seperti pada hari kerja pada umumnya.
ÔÇ£Stasiun-stasiun besar seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang kepadatan pengguna pada jam sibuk pagi hari (peak hour) tidak seramai hari kerja lainnya,ÔÇØ kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Penurunan paling tajam tercatat di Stasiun Bogor yang melayani 23.000 penumpang, atau merosot hingga 23 persen. Tren serupa terjadi di Stasiun Tangerang dengan penurunan 19 persen (10.000 pengguna), Stasiun Sudimara turun 14 persen (11.000 pengguna), serta Stasiun Bekasi yang turun 9 persen (22.000 pengguna).
ÔÇ£Stasiun bogor mencatat sebanyak 23.000 orang yang naik atau lebih rendah 23 persen jika dibanding pada hari kerja lainnya,ÔÇØ tutur Karina.
Selain stasiun keberangkatan, stasiun kedatangan di area perkantoran juga mencatatkan penyusutan volume. Stasiun Gondangdia mengalami penurunan terdalam hingga 21 persen, disusul Stasiun Juanda 8 persen, Stasiun Tebet 7 persen, dan Stasiun Sudirman sebesar 5 persen.
Pihak manajemen tetap mengoperasikan 1.063 perjalanan Commuter Line Jabodetabek meskipun jumlah penumpang melandai. Hal ini dilakukan demi menjaga ketersediaan layanan bagi warga yang masih harus bermobilitas sesuai grafik perjalanan kereta (Gapeka).
ÔÇ£Sebanyak 1.063 perjalanan Commuter Line Jabodetabek tetap dioperasikan hari ini,ÔÇØ kata Karina.
Penyediaan operasional secara normal juga bertujuan untuk menjaga jarak aman antar-pengguna di dalam gerbong. KAI Commuter tetap mengimbau masyarakat untuk memantau jadwal perjalanan melalui kanal digital resmi perusahaan.
ÔÇ£KAI Commuter mengimbau para pengguna yang tetap mengutamakan keselamatan dengan mengikuti arahan petugas di stasiun demi kenyamanan bersama. Untuk informasi terkini melalui aplikasi resmi dan media sosial resmi perusahaan di @commuterline,ÔÇØ pungkasnya.