Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 231 Ribu Orang pada H+1 Lebaran

Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 231 Ribu Orang pada H+1 Lebaran
Foto: Ilustrasi Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 231 Ribu Orang pada H+1 Lebaran.

Mobilisasi masyarakat menggunakan Commuter Line di wilayah Jabodetabek terpantau sangat tinggi pada hari kedua Idulfitri 1447 H. Penumpang musiman yang bepergian bersama keluarga untuk silaturahmi mendominasi pergerakan di berbagai rute kereta listrik tersebut.

Dilansir dari Investortrust, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memberikan rincian data volume penumpang. Selama masa angkutan Lebaran mulai 11 hingga 21 Maret, total pengguna telah mencapai angka 9.460.099 orang.

"Sedangkan untuk hari ini hingga pukul 13.00 WIB tercatat jumlah pengguna Commuter Line Wilayah Jabodetabek sudah mencapai 231.805 orang," jelas Karina dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3/2026).

Bogor Line menjadi rute yang paling padat dengan total 98.912 penumpang. Posisi berikutnya ditempati oleh Cikarang Line dengan 61.029 orang dan Rangkasbitung Line yang melayani 48.680 orang hingga siang hari.

Data volume tertinggi tercatat di Stasiun Bogor yang mencapai 22.836 orang. Stasiun Rangkasbitung melayani 10.681 penumpang, sementara Stasiun Cikarang mencatatkan angka 9.175 orang pengguna.

Untuk stasiun transit, Stasiun Manggarai menjadi yang tersibuk dengan volume 104.741 orang. Stasiun Tanah Abang menyusul dengan 74.715 orang, sementara Stasiun Duri mencatat pergerakan sebanyak 43.699 penumpang.

Pada periode yang sama, layanan transportasi rel lainnya juga menunjukkan pergerakan signifikan. Commuter Line Basoetta tercatat melayani 2.023 orang dan Commuter Line Merak digunakan oleh 16.070 orang.

Terkait tingginya jumlah penumpang musiman, pihak KAI Commuter memberikan peringatan khusus mengenai keamanan. Penumpang diminta meletakkan barang bawaan di rak bagasi dan memastikan posisinya selalu dalam jangkauan pengawasan.

"Kami juga menyiagakan petugas frontliner untuk siap membantu apabila ada informasi yang dibutuhkan," ungkap Karina.

Manajemen juga menginstruksikan para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak, baik saat berada di dalam gerbong kereta maupun ketika menunggu di area peron stasiun.

"Cek kembali barang-barang bawaan dan tidak terburu-buru saat turun kereta, awasi celah peron serta dahulukan pengguna yang akan turun dari commuter line," tutup Karina.

Masyarakat disarankan memanfaatkan aplikasi C-Access guna memantau jadwal keberangkatan dan posisi kereta secara akurat. Fasilitas ini juga memudahkan pengguna untuk melakukan pengisian saldo Kartu Multi Trip demi kelancaran perjalanan.

Artikel terkait

Rekomendasi