PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mencapai 38.646 unit pada Kamis (15/5/2026), bertepatan dengan libur Kenaikan Yesus Kristus 2026.
Angka pergerakan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 63,84 persen, dilansir dari Kompas, jika dibandingkan dengan lalu lintas pada kondisi normal yang biasanya hanya berkisar di angka 23.588 kendaraan.
Sebaliknya, arus lalu lintas kendaraan yang menuju ke arah Jakarta tercatat sebanyak 24.366 unit, atau mengalami kenaikan sebesar 11,62 persen dari pergerakan normal sejumlah 21.830 kendaraan.
Secara akumulatif, total volume kendaraan yang melintasi Tol Layang MBZ pada hari tersebut menyentuh angka 63.012 unit, melonjak 38,74 persen dari lalu lintas normal sebanyak 45.418 kendaraan.
GM Operasi dan Pemeliharaan JJC Desti Anggraeni menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan di ruas tol layang tersebut masih didominasi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar wilayah ibu kota selama masa libur panjang.
ÔÇ£Pergerakan kendaraan masih didominasi oleh arus perjalanan meninggalkan Jakarta,ÔÇØ ujar Desti, GM Operasi dan Pemeliharaan JJC.
Pihak pengelola menilai kenaikan volume ini menjadi indikator optimalnya fungsi tol layang dalam menyokong mobilitas warga, sehingga pemantauan intensif dan kesiapan operasional terus dilakukan demi kenyamanan pengguna jalan.
"Kondisi tersebut menunjukkan mayoritas pengguna jalan masih berada dalam fase perjalanan keluar kota," ungkap Desti, GM Operasi dan Pemeliharaan JJC.
Guna menjaga keselamatan berkendara di Tol Layang MBZ, pihak pengelola mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan fisik pengemudi, kondisi kendaraan yang prima, kecukupan bahan bakar serta saldo elektronik, sekaligus mewaspadai potensi hujan yang membatasi jarak pandang.