Vandalisme Sasar Kontainer Wisata Air Kalimalang Bekasi

Vandalisme Sasar Kontainer Wisata Air Kalimalang Bekasi
Foto: Ilustrasi Vandalisme Sasar Kontainer Wisata Air Kalimalang Bekasi.

Sejumlah kontainer yang disiapkan untuk tenan usaha di kawasan Wisata Air Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan menjadi sasaran aksi vandalisme oleh pihak tidak bertanggung jawab pada Kamis (21/5/2026).

Aksi coret-coret menggunakan cat semprot hitam tersebut merusak sedikitnya tiga kontainer biru di bawah Tol Becakayu yang dilansir dari Megapolitan baru saja dipasang di area penataan wisata. Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa bagian dinding proyek di sekitar kawasan tersebut juga diduga turut menjadi sasaran pengotoran.

Kondisi sepi dan minimnya pengawasan pada malam hari diduga menjadi waktu terjadinya perusakan ini, di tengah proses pembangunan jembatan penyeberangan, pengelasan, dan pemasangan pagar yang masih berjalan.

Penjaga keamanan Wisata Kalimalang, Fadil, menduga aksi coret-coret tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda yang sering berkumpul di area sekitar saat malam hari.

"Diduga dilakukan sama anak muda. Soalnya kalau malam di sini banyak anak-anak balapan yang nongkrong dan lewat sini," ujar Fadil.

Menurut penjelasan Fadil, kejadian ini merupakan peristiwa perusakan pertama yang terjadi sejak kontainer-kontainer tersebut ditempatkan di lokasi wisata.

"Coret-coretan ini baru dua hari yang lalu. Mungkin mereka iseng aja kali coret-coret ini," kata Fadil.

Guna memulihkan kondisi fasilitas yang kotor, pihak pengelola wisata berencana melakukan pengecatan ulang setelah seluruh proses pembangunan selesai.

"Pasti nanti dicat kembali, nanti dirapikanlah kalau udah jadi semua," ujar Fadil.

Sebagai bentuk pencegahan agar aksi serupa tidak terulang kembali, pengelola akan memasang pagar pembatas di area proyek Wisata Air Kalimalang.

"Ini nanti dipasang pagar semua. Tujuannya mempersulit oknum nakal untuk masuk ke sini aja," kata Fadil.

Keterbatasan jumlah personel keamanan yang berjaga membuat pengawasan di sekitar lokasi proyek saat ini diakui masih belum maksimal.

"Belum ada penjagaan ketat, masih biasa aja. Sekarang yang jaga juga," ujar Fadil.

Di sisi lain, perkembangan pembangunan proyek Wisata Air Kalimalang saat ini juga tengah menghadapi hambatan akibat faktor eksternal.

Direktur Utama PT Mitra Patriot Kota Bekasi, David Rahardja, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem dan situasi perang global turut memengaruhi kelancaran pengerjaan proyek.

"Ini bukan sekadar dampak perang global, tapi juga cuacanya cukup ekstrem di bulan Maret dan April lalu sehingga pengerjaannya tidak bisa maksimal," ujar David.

Dampak dari kendala cuaca dan situasi global tersebut menyebabkan target penyelesaian sejumlah fasilitas wisata bergeser dari rencana awal Mei 2026 menjadi Agustus 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi