Usai Puncak Haji 2026, Jemaah Mulai Tawaf Wada dan Berangsur Tinggalkan Makkah

Usai Puncak Haji 2026, Jemaah Mulai Tawaf Wada dan Berangsur Tinggalkan Makkah
Foto: Usai Puncak Haji 2026, Jemaah Mulai Tawaf Wada dan Berangsur Tinggalkan Makkah. (Illustration by Pexels)

Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang diikuti oleh lebih dari 1,7 juta jemaah dari 166 negara dinyatakan berlangsung sukses oleh otoritas Arab Saudi. Keberhasilan ini ditandai dengan selesainya seluruh rangkaian ibadah utama secara aman dan tertib.

Kini, sebagian besar jemaah mulai memadati Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan. Ritual ini menjadi penanda berakhirnya masa tinggal para tamu Allah di kota suci Makkah sebelum kembali ke tanah air masing-masing.

Jemaah Mulai Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada

Pelaksanaan tawaf wada sebenarnya telah dimulai oleh sebagian jemaah sejak Jumat (29/5), yang bertepatan dengan hari kedua Hari Tasyrik atau 12 Zulhijah. Kondisi ini terus berlanjut hingga Sabtu sore waktu setempat dengan volume jemaah yang semakin meningkat.

Laporan dari televisi nasional Arab Saudi, Alekhbariya, menyebutkan bahwa area mataf atau pelataran Ka'bah dipenuhi jemaah yang bergerak teratur. Meski padat, seluruh prosesi perpisahan tersebut dilaporkan berjalan dengan lancar dan sangat terkendali.

Selain melakukan tawaf wada, terpantau masih ada sejumlah jemaah yang baru menyelesaikan tawaf ifadah dan sai. Untuk menghindari sengatan matahari yang terik, banyak dari mereka yang menggunakan payung berwarna-warni saat bergerak di area terbuka.

Informasi mengenai pergerakan jemaah haji setelah menyelesaikan ibadah di Makkah:

  • Kepulangan Internasional: Jemaah yang telah menyelesaikan tawaf perpisahan mulai diberangkatkan menuju negara asal masing-masing melalui bandara internasional.
  • Perjalanan ke Madinah: Sebagian jemaah lainnya melanjutkan perjalanan darat sejauh 450 km menuju kota Madinah untuk beribadah di Masjid Nabawi.
  • Gelombang Pertama: Rombongan jemaah haji internasional gelombang pertama dilaporkan sudah mulai memasuki wilayah Madinah hari ini.

Perpindahan jemaah dari Makkah menuju Madinah maupun ke bandara dilakukan secara bertahap untuk memastikan tidak terjadi penumpukan massa. Otoritas setempat terus memantau arus transportasi agar tetap nyaman bagi seluruh lansia dan jemaah lainnya.

Klaim Keberhasilan Haji 2026 oleh Kerajaan Arab Saudi

Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz selaku Wakil Gubernur Wilayah Makkah secara resmi mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan haji 1447 Hijriah ini. Beliau menekankan bahwa seluruh jemaah dapat beribadah dengan tenang berkat sistem keamanan dan layanan yang terintegrasi.

Dikutip dari kantor berita SPA, keberhasilan ini menjadi bukti nyata kemampuan Arab Saudi dalam mengelola jutaan manusia secara efisien. Fasilitas yang disediakan di lokasi-lokasi krusial seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dinilai bekerja secara optimal.

Rencana kepulangan dan pergerakan jemaah haji asal Indonesia:

Kategori Jemaah Agenda Kegiatan Titik Keberangkatan
Reguler Gelombang 1 Mulai pulang ke Indonesia pada 1 Juni 2026 Bandara King Abdulaziz, Jeddah
Reguler Gelombang 2 Pergeseran dari Makkah ke Madinah Masjid Nabawi (Madinah)

Jemaah haji Indonesia gelombang kedua nantinya akan menjalankan ibadah arbain di Madinah terlebih dahulu sebelum jadwal kepulangan mereka tiba. Petugas haji terus mendampingi seluruh proses transisi ini agar jemaah tetap mendapatkan pelayanan maksimal hingga tiba di rumah.

Artikel terkait

Rekomendasi