Unpad Buka Beasiswa S2 dan S3 Terbaru 2026, Ada Dana Riset Rp 30 Juta Per Tahun

Unpad Buka Beasiswa S2 dan S3 Terbaru 2026, Ada Dana Riset Rp 30 Juta Per Tahun
Foto: Unpad Buka Beasiswa S2 dan S3 Terbaru 2026, Ada Dana Riset Rp 30 Juta Per Tahun. (Illustration by Pexels)

Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali membuka peluang emas bagi para pemburu beasiswa pascasarjana untuk tahun akademik mendatang. Pendaftaran untuk dua program beasiswa bergengsi ini telah resmi dibuka mulai 11 Mei hingga 13 Juli 2026.

Calon mahasiswa dapat memilih antara jalur percepatan S2 ke S3 atau program doktoral murni. Kesempatan ini merupakan bagian dari upaya Unpad dalam mendukung peningkatan kualitas riset dan akademik di Indonesia.

Program pertama yang ditawarkan adalah Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran (BUPP). Jalur ini dikhususkan bagi lulusan S1 yang ingin menempuh pendidikan S2 dan S3 sekaligus dalam kurun waktu empat tahun di bawah arahan promotor ahli.

Program kedua adalah Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) yang ditujukan bagi lulusan S2. Melalui skema ini, mahasiswa doktoral akan mendapatkan dukungan penuh selama masa studi tiga tahun untuk menyelesaikan riset mereka.

Manfaat dan Komponen Dana Beasiswa Unpad

Pihak kampus memberikan dukungan finansial yang sangat kompetitif bagi setiap penerima beasiswa terpilih. Setiap program memiliki cakupan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan akademik masing-masing jenjang.

Rincian dukungan dana bagi penerima Beasiswa S2-S3 (BUPP) adalah sebagai berikut:

  • Pembebasan biaya kuliah (tuition fee) secara penuh sesuai dengan tarif yang berlaku.
  • Tunjangan biaya hidup bulanan sebesar Rp2,5 juta selama maksimal masa studi empat tahun.
  • Alokasi dana riset hingga Rp30 juta per tahun selama empat tahun, di luar biaya untuk Program Sandwich.

Dukungan ini bertujuan agar mahasiswa dapat fokus sepenuhnya pada pencapaian akademik. Selain itu, Unpad juga menyediakan fasilitas serupa bagi para mahasiswa doktoral.

Penerima Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) akan mendapatkan fasilitas berupa:

  • Pembebasan biaya perkuliahan secara keseluruhan (at cost).
  • Pemberian dana penelitian dengan nominal maksimal Rp30 juta setiap tahunnya.
  • Dukungan dana riset tersebut diberikan secara rutin selama jangka waktu maksimal tiga tahun.

Kedua program beasiswa ini dirancang untuk memastikan mahasiswa tidak terkendala masalah biaya saat melakukan penelitian mendalam. Dengan demikian, kualitas publikasi ilmiah yang dihasilkan diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Kriteria dan Syarat Pendaftaran Beasiswa BUPP (S2-S3)

Untuk mengikuti program jalur cepat atau fast track BUPP, terdapat sejumlah kualifikasi ketat yang harus dipenuhi oleh pendaftar. Program ini mencari kandidat unggul yang memiliki potensi akademik luar biasa sejak jenjang sarjana.

Persyaratan administrasi dan kualifikasi untuk pelamar program BUPP adalah:

  • Terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).
  • Lulusan S1 atau D4 dari program studi yang telah terakreditasi oleh BAN-PT atau LAM-PTKes.
  • Berusia tidak lebih dari 30 tahun pada saat melakukan pendaftaran.
  • Memiliki IPK minimal 3,25 untuk lulusan dalam negeri atau GPA minimal 3,5 (skala 4) untuk lulusan luar negeri.
  • Menyertakan sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari PIP Unpad minimal skor 525, atau TPA dari lembaga resmi seperti Bappenas, UI, UGM, Unair, dan PLTI Himpsi.
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris (ELT Unpad, TOEFL iBT minimal 70, IELTS minimal 6.0, atau Duolingo) dengan skor yang setara minimal 525.
  • Menandatangani surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan studi dalam waktu 4 tahun dan kesediaan mengikuti program secara mandiri jika tidak lolos beasiswa.

Ada pengecualian khusus bagi kandidat yang memiliki prestasi luar biasa dalam bidang publikasi ilmiah. Jika pelamar telah memiliki artikel di jurnal terindeks Scopus Q1 sebagai penulis utama, maka skor TKA dan sertifikat bahasa Inggris tidak lagi diwajibkan.

Penerima beasiswa BUPP juga memiliki tanggung jawab akademik yang harus dijaga selama masa studi. Mahasiswa wajib mempertahankan IPK minimal 3,5 di akhir semester kedua serta harus lulus program magister pada semester ketiga sebelum melanjutkan proposal doktor di semester keempat.

Ketentuan Pendaftaran Beasiswa Doktoral (BPDP)

Bagi lulusan S2 yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S3 melalui jalur BPDP, Unpad juga menetapkan standar kompetensi yang tinggi. Program ini lebih menitikberatkan pada kesiapan riset dan rekomendasi dari pakar di bidangnya.

Berikut adalah daftar dokumen dan syarat yang harus dipersiapkan untuk program BPDP:

  • Status kewarganegaraan terbuka untuk WNI serta WNA dengan batas usia maksimal 35 tahun.
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S2 minimal 3,5 dari skala 4,0, berlaku untuk lulusan dalam maupun luar negeri.
  • Sertifikat TKA atau TPA yang masih berlaku dengan skor minimal 525 dari lembaga yang diakui secara resmi.
  • Kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor ELT/TOEFL/IELTS minimal 525 atau setara.
  • Surat pernyataan kesediaan membimbing yang ditandatangani oleh calon Ketua Promotor di Unpad.
  • Melampirkan dua surat rekomendasi (Letter of Recommendation) dan surat pernyataan tujuan (Statement of Purpose).
  • Surat pernyataan komitmen menyelesaikan studi S3 tepat waktu dalam kurun waktu 3 tahun.

Sama seperti program BUPP, pelamar yang sudah memiliki publikasi sebagai penulis utama di jurnal Scopus Q1 mendapatkan keistimewaan. Mereka dibebaskan dari syarat melampirkan sertifikat kemampuan akademik (TKA) dan bahasa Inggris (TKBI).

Agenda Penting dan Jadwal Seleksi 2026

Calon pelamar diharapkan memperhatikan setiap tahapan seleksi agar tidak melewatkan tenggat waktu yang telah ditentukan. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem informasi yang telah disediakan oleh universitas.

Berikut adalah ringkasan jadwal pelaksanaan seleksi beasiswa pascasarjana Unpad:

Kegiatan Seleksi Jadwal Pelaksanaan
Masa Pendaftaran Online 11 Mei hingga 13 Juli 2026
Pelaksanaan Ujian dan Wawancara 22 hingga 27 Juli 2026
Pengumuman Hasil Seleksi 31 Juli 2026

Pihak Unpad menegaskan bahwa hanya peserta yang memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan eligible yang akan dipanggil untuk wawancara. Oleh karena itu, pengecekan akun pendaftaran secara berkala sangat disarankan untuk memantau status terbaru.

Proses seleksi ini dilakukan secara transparan untuk menjaring peneliti muda berbakat yang mampu berkontribusi bagi ilmu pengetahuan. Informasi lebih mendalam mengenai detail teknis pendaftaran dapat diakses langsung melalui laman resmi SMUP Unpad di smup.unpad.ac.id.

Artikel terkait

Rekomendasi