Seorang tukang parkir asal Kelurahan Sumampir, Banyumas, Sucipto (64), dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis, 14 Mei 2026, setelah menyisihkan penghasilan hariannya selama 14 tahun terakhir. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, pria yang juga bekerja sebagai penjaga malam ini tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 73 melalui Embarkasi Solo.
Sucipto mengumpulkan biaya haji dari pendapatan rata-rata Rp50 ribu per hari sebagai tukang parkir di Pasar Pon dan upah bulanan Rp900 ribu sebagai penjaga malam. Ketekunan ini membuahkan hasil meskipun ia harus tetap membiayai kebutuhan sekolah ketiga anaknya di tengah keterbatasan ekonomi.
"Profesi saya tukang parkir, kalau malam bantu jaga keamanan di perumahan. Dari situ saya nabung sedikit-sedikit," ujar Sucipto saat ditemui di kediamannya, Selasa (12/5/2026).
Disiplin menabung mulai ia terapkan secara konsisten sejak tahun 2012 dengan menyimpan sisa uang belanja harian yang semula dikumpulkan di rumah sebelum dipindahkan ke bank.
"Kalau habis bayar sekolah anak-anak, ada sisa Rp 40 ribu atau Rp 50 ribu, saya tabung. Sedikit-sedikit," kenang Sucipto.
Demi mencukupi setoran awal pendaftaran haji sebesar Rp25,5 juta, Sucipto memutuskan menjual sebidang tanah miliknya untuk menambah kekurangan dari hasil tabungan receh tersebut. Persiapan keberangkatannya mendapat apresiasi luas dari warga di lingkungan tempat tinggalnya.
"Kadang nelangsa, kadang senang. Warga perumahan pada bangga, nyelameti (memberi selamat) saya. Tiga RT di sana ikut senang," kata Sucipto.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Banyumas, H. Afifuddin Idrus, menyatakan bahwa pencapaian Sucipto menjadi teladan mengenai kekuatan tekad dalam beribadah.
"Luar biasa. Ini membuktikan bahwa kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Beliau sudah menunjukkan langkah nyata, istiqamah berusaha hingga akhirnya bisa berangkat," puji Afifuddin.
Berdasarkan data Kemenhaj Kabupaten Banyumas, terdapat lebih dari lima jamaah tahun ini yang memiliki latar belakang serupa, termasuk penjual peyek dan pedagang siomay. Sucipto kini tengah memfokuskan diri pada persiapan spiritual dan zikir menjelang keberangkatannya ke Arab Saudi.