Sebuah truk bermuatan besar mengalami kegagalan fungsi rem atau rem blong saat melintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/4/2026) pagi. Insiden ini mengakibatkan kendaraan tersebut menabrak beton pembatas jalur Transjakarta guna menghindari tabrakan lebih lanjut.
Kecelakaan ini terekam dalam video unggahan akun Instagram @jakbarviral yang memperlihatkan truk melaju tak terkendali di jalanan menurun. Dilansir dari Megapolitan, sopir truk memutuskan membanting setir ke arah pembatas jalan hingga akhirnya terhenti tepat di bawah kolong flyover dekat Halte Petamburan.
Hingga Kamis sore pukul 15.45 WIB, bangkai truk berwarna cokelat dengan muatan tertutup terpal biru itu masih berada di lokasi kejadian. Dampak dari tabrakan tersebut menyebabkan sejumlah beton pembatas jalur bus Transjakarta hancur dan pagar besi pembatas area tol mengalami kemiringan.
Meskipun terdapat kerusakan infrastruktur, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dilaporkan tetap berjalan normal. Seorang saksi mata di lokasi, Asep, menuturkan bahwa truk terlihat melaju kencang dari arah atas sebelum akhirnya diarahkan oleh sopir ke arah kolong tol.
"Kayaknya tadi (truknya) rem blong. Dari atas sana itu tadi sempat ke pinggir sini (kiri), terus sopirnya banting setir ke sana (kolong tol)," ungkap Asep.
Saksi tersebut juga menceritakan kepanikan seorang pengguna jalan lain yang berada di titik yang sama saat kejadian berlangsung.
"Tadi ada ibu-ibu di sini, dia nangis-nangis soalnya hampir kena, istighfar terus dia," ungkap Asep.
Kesaksian serupa disampaikan oleh warga lainnya, Isti, yang sedang berada di pinggir jalan bersama para pengemudi ojek online. Ia mengaku terkejut saat melihat kendaraan besar tersebut melintas dengan kecepatan tinggi tanpa kendali di depannya.
"Saya lihatnya pas udah ÔÇÿbrukÔÇÖ aja. Terus ojol-ojol lari ngebantuin," kata Isti.
Para pengemudi ojek online di sekitar lokasi dikabarkan langsung berupaya memberikan pertolongan kepada sopir truk sesaat setelah kendaraan berhenti. Pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait detail kronologi maupun korban dalam peristiwa ini.