Trafik Jalan Tol Trans-Sumatera Naik 28 Persen Selama Libur Panjang

Trafik Jalan Tol Trans-Sumatera Naik 28 Persen Selama Libur Panjang
Foto: Ilustrasi Trafik Jalan Tol Trans-Sumatera Naik 28 Persen Selama Libur Panjang.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 123.937 kendaraan melintasi sejumlah ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) pada periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kamis, 14 Mei 2026. Lonjakan volume kendaraan tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 28,26 persen jika dibandingkan dengan trafik normal harian di ruas tol yang telah beroperasi.

Peningkatan arus lalu lintas ini dilaporkan terjadi pada koridor utama yang menghubungkan antar-kota serta akses menuju kawasan perkotaan. Dilansir dari Kompas, kenaikan signifikan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang di wilayah Sumatera.

Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris PT Hutama Karya, Hamdani, memberikan rincian data terkait akumulasi jumlah kendaraan yang melintas di jalur bebas hambatan tersebut.

"Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 123.937 kendaraan, atau meningkat 28,26 persen dibandingkan trafik normal," ujar Hamdani.

Data operasional menunjukkan Tol PadangÔÇôSicincin mengalami lonjakan trafik paling ekstrem dengan kenaikan 144,79 persen atau sebanyak 4.487 kendaraan. Selain itu, Tol PekanbaruÔÇôXIII Koto Kampar mencatatkan pertumbuhan tertinggi kedua sebesar 99,06 persen dengan total 8.878 kendaraan melintas.

Tabel Peningkatan Trafik Ruas Tol Trans-Sumatera
Ruas TolJumlah KendaraanKenaikan (%)
Kuala TanjungÔÇôPematang Siantar25.38563,41%
PalembangÔÇôIndralayaÔÇôPrabumulih15.69614,49%
Terbanggi BesarÔÇôKayu Agung15.17416,78%
PekanbaruÔÇôDumai15.0814,82%
BinjaiÔÇôPangkalan Brandan10.12211,46%
IndrapuraÔÇôKisaran9.51811,07%
SigliÔÇôBanda Aceh9.39635,60%
PekanbaruÔÇôXIII Koto Kampar8.87899,06%
Bayung LencirÔÇôTempino8.1355,51%
PadangÔÇôSicincin4.487144,79%
BengkuluÔÇôTaba Penanjung2.06545,22%

Manajemen Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus memantau pergerakan arus kendaraan secara berkelanjutan di seluruh ruas. Langkah ini diambil guna menjamin aspek keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Para pengendara diimbau untuk memastikan kesiapan fisik serta kelaikan armada kendaraan sebelum memasuki area jalan tol. Hal ini mencakup kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, pengaturan jarak aman antar-kendaraan, serta menjaga batas kecepatan demi mencegah terjadinya kecelakaan.

Artikel terkait

Rekomendasi