PT Tracon Industri mencatatkan capaian 23.045.511 jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja atau Zero Lost Time Injury (LTI) hingga 31 Maret 2026. Keberhasilan perusahaan jasa solusi industri bagian dari Grup Pupuk Indonesia ini menegaskan pentingnya disiplin Health, Safety, and Environment (HSE) dalam menekan risiko proyek di Jakarta.
Dilansir dari Money, akumulasi jam kerja aman tersebut dihitung sejak tahun 2010 dengan melibatkan lebih dari 109.580 tenaga kerja. Perusahaan mengelola sekitar 30 proyek aktif dengan berbagai tingkat risiko, mulai dari rendah hingga tinggi, sembari mempertahankan kondisi nihil pencemaran lingkungan.
Direktur Utama PT Tracon Industri, Muhammad Badri Halim, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari budaya keselamatan yang sudah mendarah daging di internal perusahaan, bukan sekadar data di atas kertas.
"Ini adalah nyawa para pekerja yang pulang untuk menemui keluarga mereka. Ini adalah bukti nyata bahwa keselamatan kerja adalah fondasi, bukan penghalang produktivitas," ujar Muhammad Badri Halim, Direktur Utama PT Tracon Industri.
Pihak manajemen berkomitmen untuk terus memperketat standar keselamatan di seluruh lini operasional demi menjaga keberlanjutan bisnis di masa mendatang.
"Kedepan kami akan terus meningkatkan standar HSE yang ketat di seluruh lini operasi sebagai bagian dari kinerja bisnis yang berkelanjutan," lanjut Muhammad Badri Halim, Direktur Utama PT Tracon Industri.
Badri menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan aktif seluruh karyawan serta pemberian penghargaan HSE Reward untuk memotivasi personel dalam memperkuat budaya kerja selamat.
"Slogan ÔÇÿSafety Start With Me!ÔÇÖ bukan sekedar tempelan dinding, tapi tindakan nyata yang selalu mencerminkan komitmen penuh, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan dapat terus meningkatkan jam kerja aman ini pada tahun-tahun mendatang," tegas Muhammad Badri Halim, Direktur Utama PT Tracon Industri.
Perusahaan menerapkan sistem manajemen HSE terintegrasi melalui berbagai program seperti pelatihan Emergency Response Team, Basic Life Support, dan Job Safety Analysis (JSA). Tracon Industri juga telah memiliki sertifikasi ISO 45001:2018 dan ISO 14001:2015 sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi nasional maupun internasional.
Pemerintah turut merespons pentingnya pengawasan keselamatan kerja melalui instruksi untuk meningkatkan edukasi dan langkah pencegahan di lapangan secara lebih masif.
"Upaya promotif dan preventif sangat penting. Saya instruksikan seluruh jajaran BBK3 Jakarta untuk bergerak lebih masif dalam menjalankan fungsi pengawasan dan edukasi. Kita harus mampu menekan angka fatalitas di tempat kerja secara signifikan," kata Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan.
Yassierli mengingatkan bahwa setiap insiden kerja berdampak langsung pada kelangsungan hidup keluarga pekerja, sehingga kolaborasi dengan sektor swasta sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem keselamatan nasional.