Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tahun 2026 mengadakan rapat kerja intensif bersama Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman. Pertemuan yang berlangsung di Arab Saudi pada Senin (1/6) ini bertujuan memantapkan kesiapan menyambut kedatangan jemaah.
Fokus utama pembahasan adalah memastikan kelancaran transisi jemaah haji yang mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan jemaah selama menjalankan sisa rangkaian ibadah mereka.
Persiapan Layanan Maksimal untuk Jemaah
Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, yang memimpin rapat tersebut menjelaskan bahwa sekitar 99 ribu jemaah haji akan segera memadati Madinah. Lonjakan jumlah ini menuntut antisipasi matang dari pihak Daker Madinah agar pelayanan tetap prima.
Saan menekankan bahwa keinginan utama jemaah setibanya di Madinah adalah beribadah dan berziarah ke makam Nabi di Rawdah. Oleh karena itu, seluruh aspek pendukung harus dipastikan siap tanpa kendala berarti.
Pihak Timwas DPR RI memberikan perhatian khusus pada beberapa poin layanan berikut:
- Ketersediaan akomodasi dan hotel yang layak serta strategis bagi jemaah.
- Sistem transportasi yang efisien untuk mobilitas antar lokasi ibadah.
- Kepastian distribusi konsumsi yang terjaga kualitas dan ketepatan waktunya.
- Kesiagaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis selama jemaah berada di Madinah.
Peninjauan langsung ini diharapkan dapat meminimalkan masalah teknis di lapangan saat jemaah mulai berdatangan dalam jumlah besar. Timwas ingin memastikan bahwa standar pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan komitmen pemerintah.
Peningkatan Kualitas Penginapan dan Petugas
Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, memaparkan bahwa jemaah yang menuju Madinah merupakan rombongan gelombang kedua. Pergerakan ini mencakup total 260 kloter yang akan mendapatkan pendampingan penuh dari petugas di lapangan.
Untuk melayani jemaah tersebut, pihak penyelenggara telah menyiagakan 563 petugas PPIH asal Jakarta. Selain itu, terdapat 248 petugas pendukung tambahan yang siap siaga di berbagai titik strategis Madinah.
Berikut adalah detail penginapan kelas atas yang telah disiapkan untuk jemaah haji reguler:
| Nama Hotel Bintang 5 | Kategori Layanan |
|---|---|
| Maysan Al Harithia | Akomodasi Reguler |
| Dar Al Hijra Intercontinental | Akomodasi Reguler |
| Dar Al Eiman Al Haram | Akomodasi Reguler |
| The Millenium Taiba | Akomodasi Reguler |
Sebanyak 7.467 jemaah haji reguler dipastikan akan menempati fasilitas hotel bintang lima tersebut. Khalilurrahman menyebutkan bahwa kualitas pelayanan haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan atau "naik kelas" dibanding sebelumnya.
Terkait teknis kepulangan ke tanah air, koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara mendalam. Pihak Daker Madinah sudah menjalin komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan dan otoritas Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz.
Rapat kerja ini juga diikuti oleh sejumlah anggota DPR RI lintas komisi, di antaranya Hidayat Nur Wahid, Nasir Djamil, dan Abdul Halim Iskandar. Kehadiran mereka menegaskan dukungan legislatif dalam mengawal pelaksanaan ibadah haji yang aman dan nyaman.