Taksi Listrik Green SM Tabrak Pemotor di Depan Kota Kasablanka

Taksi Listrik Green SM Tabrak Pemotor di Depan Kota Kasablanka
Foto: Ilustrasi Taksi Listrik Green SM Tabrak Pemotor di Depan Kota Kasablanka.

Sebuah unit taksi listrik Green SM menabrak seorang pengendara sepeda motor di depan mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden yang berlangsung saat kondisi jalanan padat ini memicu kemarahan publik setelah pengemudi taksi diduga tidak turun memberikan pertolongan kepada korban.

Peristiwa ini pertama kali mencuat melalui unggahan video pendek di media sosial yang menunjukkan posisi korban terjatuh setelah dihantam armada berwarna hijau tersebut. Dilansir dari Suara, saksi mata di lokasi kejadian menyayangkan sikap pengemudi yang hanya menginstruksikan korban untuk bergeser ke tepi jalan tanpa menunjukkan kepedulian lebih lanjut.

"Maaf ya aku videoin. Kasihan abangnya kena seruduk terus disuruh minggir," tulis seorang warga melalui unggahan akun Instagram @/Jakartaselatan24jam pada Selasa, 28 April 2026.

Saksi tersebut menekankan bahwa tidak ada upaya dari pengemudi taksi asal Vietnam itu untuk keluar dari kendaraannya. Penegasan mengenai ketidakpedulian sopir diungkapkan dalam narasi tambahan yang menyertai rekaman visual di lokasi kecelakaan.

"Minimal turun gitu ya pak minta maaf.. Ini enggak," tulisnya lebih lanjut.

Kejadian di Jakarta Selatan ini dilaporkan menambah catatan negatif operasional armada perusahaan tersebut di Indonesia. Saksi menghubungkan insiden ini dengan peristiwa serupa yang sebelumnya terjadi di wilayah Bekasi.

"Again taksi ini lagi. Ya Allah..," tulis keterangan dalam unggahan viral tersebut.

Sorotan tajam terhadap sistem operasional perusahaan muncul dari berbagai kalangan, termasuk figur publik yang menuntut adanya evaluasi menyeluruh. Clarensia Shieren melalui akun terverifikasinya memberikan masukan tegas terkait proses perekrutan dan pengelolaan internal pihak penyedia jasa transportasi tersebut.

"Kayaknya beneran harus dibenahi deh internal management dan recruitment nya," tulis Clarensia Shieren.

Keluhan mengenai kualitas pengemudi juga disuarakan oleh pengguna media sosial lainnya yang merasa heran dengan frekuensi kecelakaan yang melibatkan armada yang sama. Hal ini memicu spekulasi mengenai status pelatihan para mitra pengemudi.

"Heran gue drivernya magang semua keknya," tulis akun @aseptaslimmaulana.

Warganet menilai rentetan kecelakaan ini menjadi daftar panjang persoalan manajemen yang harus segera ditangani oleh pihak perusahaan. Hingga saat ini, insiden di depan Kota Kasablanka tersebut masih menjadi perbincangan hangat di platform digital.

Artikel terkait

Rekomendasi