Cyrus Network Ungkap 98,6 Persen Rakyat Tahu Program Makan Bergizi

Cyrus Network Ungkap 98,6 Persen Rakyat Tahu Program Makan Bergizi
Foto: Ilustrasi Cyrus Network Ungkap 98,6 Persen Rakyat Tahu Program Makan Bergizi.

Lembaga survei Cyrus Network melaporkan tingkat popularitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 98,6 persen di mata publik berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis pada Selasa (14/4/2026). Angka tersebut menunjukkan hampir seluruh rakyat Indonesia mengenal program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Peneliti utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, menjelaskan bahwa tingginya tingkat pengenalan ini disebabkan oleh konsistensi penyampaian program sejak masa kampanye hingga setelah pelantikan presiden. Sebagaimana dilansir dari Nasional, data menunjukkan hanya sebagian kecil masyarakat yang tidak mengetahui inisiatif tersebut.

"Apakah Anda mengetahui program Makan Bergizi Gratis? 98,6 Persen publik mengetahui program ini. Ini wajar saja karena ini program flagship-nya Pak Presiden, ini disampaikan jauh sebelum beliau dilantik, bahkan saat sedang running election, atau sedang pemilihan ini menjadi program yang sangat disampaikan di baik itu di pemilihan baik itu ketika baru dilantik," ujar Syahril Ilhami, Peneliti Utama Cyrus Network.

Syahril menambahkan bahwa intensitas penyebutan program MBG oleh Presiden Prabowo Subianto turut memicu tingginya frekuensi pemberitaan di berbagai saluran media massa nasional.

"Sehingga 98 atau tingkat keterkenalan program ini hampir 100 persen atau 98,6 persen," ucap Syahril Ilhami, Peneliti Utama Cyrus Network.

Selain tingkat keterkenalan, survei ini juga memotret aspek dukungan dan realisasi program di lapangan. Sebanyak 65,4 persen responden menyatakan dukungan terhadap program tersebut, sementara warga yang sudah merasakan langsung dampak MBG tercatat sebesar 54,4 persen.

"Nah kalau kita lihat data, ada 65,4 persen publik mendukung program MBG ya, meskipun kalau kita lihat yang tidak mendukungnya ada 32,7 persen. Tapi secara jumlah lebih banyak publik yang mendukung yaitu 65,4 persen," jelas Syahril Ilhami, Peneliti Utama Cyrus Network.

Pengumpulan data dalam survei ini dilakukan sepanjang 1-5 April 2026 dengan melibatkan 1.260 responden di berbagai wilayah. Cyrus Network menggunakan metode multistage random sampling melalui proses wawancara tatap muka secara langsung dengan para responden.

Artikel terkait

Rekomendasi