Pemerintah Kabupaten Sumedang resmi dinobatkan sebagai pemenang kategori Kabupaten Pelopor UMKM Digital pada malam penganugerahan Apresiasi Konektivitas Digital 2026 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan daerah tersebut dalam memperkuat ekosistem literasi dan konektivitas digital bagi pelaku usaha lokal.
Acara yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi bekerja sama dengan Detikcom tersebut menjadi panggung apresiasi bagi institusi yang berperan nyata dalam pemerataan akses teknologi. Dilansir dari Detik iNET, Kabupaten Sumedang dipilih karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam mendorong usaha mikro naik kelas melalui kebijakan formal.
Landasan hukum transformasi ini berpijak pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 yang mengatur tentang Transformasi Digital serta penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pemerintah daerah secara aktif mengintegrasikan UMKM ke dalam marketplace, e-katalog, serta penggunaan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS.
Data dari pemerintah daerah menunjukkan keberadaan platform Sipelaku yang diluncurkan sejak 2022 telah menghimpun sebanyak 13.075 pelaku UMKM. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Mbizmarket dilakukan untuk memperluas jangkauan sistem pengadaan barang dan jasa secara digital.
Upaya konkret lainnya meliputi pemberian bantuan perangkat keras berupa smartphone kepada 350 pelaku UMKM untuk mendukung operasional usaha. Pelatihan intensif juga diberikan, mulai dari strategi pemasaran digital hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan promosi dan manajemen bisnis.
Sektor legalitas usaha turut diperkuat melalui pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis OSS yang menjangkau hingga tingkat desa. Dalam proses sertifikasi halal dan PIRT, pemerintah daerah menjalin kemitraan strategis dengan perguruan tinggi seperti UIN Sunan Gunung Djati, Salman ITB, serta Istiqlal Halal Center.
Peningkatan omzet dan perluasan pasar lintas daerah menjadi dampak nyata yang dirasakan para pelaku usaha di Sumedang sejak program "UMKM Sumedang Go Digital" dimulai pada 2021. Kehadiran infrastruktur pendukung seperti UMKM Center dan Rumah Kemasan turut memfasilitasi pembuatan kemasan modern tanpa batas pesanan minimum.
Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui DISKOPUKMPP kini terus mengembangkan ekosistem digital melalui portal pelatihan SIPEDO dan platform investasi SIX. Sinergi berkelanjutan juga dijalin bersama sejumlah BUMN dan pihak swasta seperti Telkom, Bank BJB, hingga Pos Indonesia guna memastikan akses permodalan dan logistik bagi pelaku usaha.