Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Khalid Jassim Alyassin, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Rabu (6/5/2026). Pertemuan diplomatik tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang peningkatan kerja sama di sektor pertahanan antar kedua negara.
Sebagaimana dilansir dari Nasional, agenda diskusi ini mencakup berbagai inisiatif strategis seperti penguatan kapasitas pertahanan serta pertukaran keahlian. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas rencana kolaborasi di bidang pendidikan dan pelatihan militer bagi personel keamanan.
Melalui pernyataan resminya, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin lama.
"Saya menerima kunjungan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia H.E. Khalid Jassim Alyassin di Kantor Kementerian Pertahanan Jakarta dalam rangka memperkuat komunikasi strategis dan menjajaki peningkatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kuwait," tulis Sjafrie, dikutip pada Jumat (8/5/2026).
Bagi Indonesia, hubungan diplomatik yang sudah dibangun bersama Kuwait sejak tahun 1968 dipandang sebagai fondasi kuat untuk ekspansi sektor lainnya. Penegasan mengenai perluasan kerja sama ini disampaikan oleh Menhan sebagai langkah strategis bagi kedua negara di masa depan.
Dalam menerima delegasi Kuwait tersebut, Menhan didampingi oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Kementerian Pertahanan. Para pejabat yang hadir meliputi Inspektur Jenderal Kemhan, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan, serta Mayor Jenderal TNI Bagus Suryadi Tayo.