155 Siswa di Kepulauan Anambas Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

155 Siswa di Kepulauan Anambas Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis
Foto: Ilustrasi 155 Siswa di Kepulauan Anambas Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis.

Sebanyak 155 pelajar dari jenjang PAUD hingga SMP di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (16/4/2026). Kasus ini kini tengah ditangani oleh otoritas kesehatan setempat untuk memastikan sumber kontaminasi.

Dilansir dari Detik Health, penyediaan paket makanan tersebut dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk. Pihak dinas kesehatan sedang melakukan investigasi mendalam terhadap fasilitas penyedia makanan tersebut guna mengidentifikasi penyebab pasti insiden yang menimpa ratusan siswa tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Anambas, Feri Oktavia, merinci komponen makanan yang dibagikan kepada para siswa sebelum gejala keracunan muncul. Hidangan tersebut mencakup protein hewani, nabati, sayuran, hingga buah-buahan segar.

"Menu yang disajikan berupa telur sambal kecap, tempe goreng, tumis sayur (sawi, wortel, dan buncis), serta buah apel dan kelengkeng," kata Feri, Kamis (16/4/2026).

Dinas Kesehatan Anambas telah menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang tersisa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kejadian luar biasa keracunan pangan.

"Masih dalam pemeriksaan. Untuk pemeriksaan awal kita menggunakan sanitirian kit, namun selanjutnya sampel akan dikirim ke Batam untuk diperiksa lebih lanjut di BPOM atau Labkesmas," ujarnya.

Hingga saat ini, proses pengujian sampel masih berlangsung di Batam guna mendapatkan hasil yang akurat mengenai kandungan zat atau bakteri dalam menu tersebut. Pemerintah daerah terus memantau kondisi kesehatan para siswa yang terdampak dalam insiden ini.

Artikel terkait

Rekomendasi